TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengakui timnya harus berjuang keras untuk mengatasi tekanan gigih Benfica dalam kemenangan 2-1 pada leg kedua playoff 16 besar Liga Champions 2025/2026 di Santiago Bernabeu, pada Kamis (26/2/2026) dini hari WIB.
Real Madrid sempat dikejutkan oleh gol cepat Rafa Silva yang membuat Benfica unggul lebih dulu pada menit ke-14. Situasi itu memaksa tuan rumah meningkatkan intensitas permainan di hadapan pendukungnya sendiri.
Los Blancos akhirnya mampu bangkit lewat gol penyeimbang dari Aurelien Tchouameni (16'), sebelum gol telat Vinicius Junior (80') untuk memastikan kemenangan 2-1 sekaligus menutup pertandingan dengan manis.
Hasil tersebut memastikan Los Blancos unggul agregat 3-1 dan mengamankan tiket ke babak 16 besar Liga Champions 2025/2026.
Meski menang, Arbeloa menegaskan bahwa laga tidak berjalan mudah bagi timnya.
Arbeloa menyoroti adanya momen-momen kerentanan yang sempat dimanfaatkan Benfica.
“Dalam pertandingan Liga Champions mana pun, segalanya tidak akan mudah selama 90 menit. Penderitaan adalah hal yang wajar, mereka menekan kami dengan sangat baik,” ujar Arbeloa dikutip dari Tribuna.
Arbeloa mengungkapkan bahwa perubahan pendekatan taktik menjadi faktor penting kebangkitan Real Madrid. Ia menilai sempat ada celah di lini tengah yang gagal dimanfaatkan dengan optimal.
Baca juga: Sorotan Kemenangan Real Madrid Atas Benfica: No Mbappe No Problem! Vinicius Ambil Alih Peran
“Ada ruang di belakang gelandang kami yang tidak kami ketahui cara memanfaatkannya. Namun setelah kami melakukan koreksi, terutama menjelang akhir babak pertama, performa kami mulai membaik," kata Arbeloa.
Omongan tersebut secara tidak langsung menyoroti absennya jendral lini tengah Real Madrid, Jude Bellingham
Diketahui, Jude Bellingham absen karena mengalami cedera otot semitendinosus pada kaki kirinya.
Meski sudah melakoni sesi latihan, tampaknya Real Madrid tak ingin terburu-buru untuk memainkan gelandang asal Inggris tersebut.
Menilik statistik pertandingan, Real Madrid memang kalah dari segi penguasaan bola. Di mana Benfica unggul dengan 62 persen.
Benfica yang lebih banyak memegang bola mampu melesatkan 12 tembakan dengan empat diantaranya mengarah tepat sasaran.
Kesimpulannya, Alvaro Arbeloa wajib membenahi lini tengah Real Madrid yang kosong saat ditinggal oleh Bellingham.
Dengan lolos ke babak 16 besar, Real Madrid kini bersiap menghadapi tantangan yang lebih berat, sembari membawa bekal penting: mentalitas untuk bertahan dan bangkit di bawah tekanan.
Di babak 16 besar, mereka akan menghadapi Sporting Lisbon atau Manchester City.
Adapun undian babak 16 besar dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 27 Februari 2026 pukul 18.00 WIB.
(Tribunnews.com/Ali)