Renungan Harian Katolik Kamis 26 Februari 2026, "Minta, Cari, Ketuk"
Eflin Rote February 26, 2026 10:19 AM

Renungan Harian Katolik
Oleh: Bruder Pio Hayon SVD
Hari Kamis Pekan Prapaskah Pertama
Kamis, 26 Februari  2026
Bacaan I: Est . 4 : 10a.10c-12.17-19
Injil:  Mat.  7 : 7-12

“Minta, cari, ketuk”

Saudari/a terkasih dalam Kristus 

Salam sejahtera untuk kita semua. Dalam hidup ini, seringkali kita dihadapkan pada ketidakpastian dan tantangan.

Bacaan hari ini mengajak kita untuk mengandalkan iman dan keberanian dalam berdoa dan meminta bantuan dari Allah.

Dari kisah Ester dan pengajaran Yesus, kita belajar bahwa ketika kita "minta, cari, dan ketuk," Allah selalu mendengarkan dan menjawab.

Saudari/a terkasih 

Dalam perikop bacaan pertama ini (Ester 4:10a, 10c-12, 17-19), Ratu Ester berhadapan dengan situasi krisis yang mengancam umatnya.

Ia meminta Mordekai untuk mengumpulkan orang-orang Yahudi dan berdoa, menunjukkan kekuatan tindakan kolektif dan iman saat menghadapi tantangan. 

Keberanian Ester dalam meminta dukungan mencerminkan pentingnya komunitas dalam mendukung satu sama lain.

Sedangkan dalam bacaan Injil (Mat. 7:7-12), dalam kotbah di bukit Yesus mengajarkan bahwa kita harus aktif dalam pencarian dan permohonan. "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu" “Carilah maka kamu akan mendapatkan”,  “Ketuklah maka pintu akan dibukakan kepadamu.” Ini menunjukkan langkah proaktif dalam iman.

Yesus juga menekankan bahwa Allah tidak akan memberikan yang buruk kepada anak-anak-Nya, melainkan selalu yang baik.

Ini mencerminkan kasih dan perhatian Allah yang penuh. Maka refleksi kita atas permenungan ini adalah tentang “Keberanian untuk Meminta”: Seperti Ester, apakah kita memiliki keberanian untuk meminta pertolongan, baik dari orang di sekitar maupun dari Allah? 

Bagaimana kita dapat lebih terbuka dalam mengekspresikan kebutuhan kita, terutama dalam situasi sulit? “Pencarian yang Aktif”: Mencari memerlukan usaha.

Dalam konteks iman, seberapa gigih kita dalam mencari Allah melalui doa dan bacaan firman? Apakah kita memberikan waktu yang cukup untuk membangun hubungan yang dalam dengan-Nya?

“Mengandalkan Kasih Allah”: Yesus mengingatkan kita bahwa Allah adalah Bapa yang baik. Apakah kita percaya akan kebaikan-Nya dalam menjawab doa kita? Bagaimana mempercayakan hasil kepada-Nya ketika kita minta, cari, dan ketuk?

Saudari/a terkasih dalam Kristus

Pesan untuk kita, pertama:  marilah kita mengingat bahwa sebagai orang beriman, kita diajak untuk aktif dalam doa dan pencarian.

Kedua, dengan keberanian, kita dapat meminta pertolongan dan dukungan, baik dari Allah maupun lingkungan kita.

Ketiga, semoga setiap langkah kita "minta, cari, dan ketuk" semakin mendekatkan kita kepada kasih dan kebaikan Allah. Ketahuilah, Dia selalu siap untuk mendengarkan dan menjawab. Tuhan memberkati kita. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.