Kronologi Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Kapak Jelang Ujian Munaqosah: Diduga Percobaan Pembunuhan
Firmauli Sihaloho February 26, 2026 12:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Musibah tragis menimpa seorang mahasiswi semester 8 di UIN Suska Riau pada Kamis (26/2/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Korban diketahui bernama Faradilla Ayu Pramesti (23), mahasiswi asal Bintan.

Korban saat itu sedang bersiap mengikuti ujian munaqosah di Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum.

Namun secara tiba-tiba, pelaku seorang pria datang dan langsung melakukan pembacokan menggunakan senjata tajam menyerupai kapak.

Korban berusaha menangkis serangan tersebut hingga mengalami patah pada pergelangan tangan serta luka di bagian kepala. 

Beruntung, petugas keamanan kampus sigap mengamankan pelaku.

Saat diamankan, di dalam tas pelaku juga ditemukan sebilah parang.

Pelaku diketahui membawa 2 jenis senjata tajam.

Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis. 

Saat ini korban dalam kondisi sadar, namun mengalami trauma.

Baca juga: BREAKING NEWS: Mahasiswi UIN Dibacok Saat Gelar Seminar Hasil, Pelaku Tiba-Tiba Bawa Kapak

Baca juga: BREAKING NEWS : Sempat Dikunjungi Istri, Tahanan Kejari Pelalawan Kabur Usai Sidang di Pengadilan

Juru Bicara UIN Suska Riau Rhonny Riansyah mengatakan, pihak kampus memberikan pendampingan penuh terhadap korban.

"Pak WR III dan Dekan tadi mengantar langsung ke rumah sakit. Tentunya UIN Suska memberikan pendampingan penuh, termasuk bantuan pengobatan psikis dan pemulihan psikologis kepada korban," kata Rhonny, saat dikonfirmasi.

“Ini musibah bagi UIN. Korban segera kita tangani. Kalau kita melihat, ini lebih kepada percobaan pembunuhan. Tapi nanti biar pihak kepolisian sebagai pihak yang berwenang yang mendalami kasus ini," ujar pihak kampus.

Pelaku diketahui bernama Raihan Mufazzar, asal Bangkinang, Kabupaten Kampar.

Setelah diamankan petugas keamanan kampus, pelaku kemudian diserahkan ke kepolisian.

Dugaan sementara, peristiwa ini dipicu masalah pribadi.

Saat ditanyai apakah korban dan pelaku memiliki hubungan khusus, Rhonny tak bisa memastikan.

"Yang jelas saling kenal korban dan pelaku, diduga ada masalah pribadi," tuturnya.

Kasus sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut. (Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.