TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, menerima kunjungan kerja anggota Komisi V DPR RI, H Bakri, dalam agenda reses di Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (25/2/2026).
Pertemuan tersebut dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur melalui dukungan pemerintah pusat.
Dalam pemaparannya, Bambang Bayu Suseno menyampaikan apresiasi atas kehadiran perwakilan pusat dan kepala balai kementerian terkait.
Dia menegaskan, kunjungan tersebut selaras dengan Misi ke-2 Panca Cita Pembangunan Muaro Jambi, yakni penguatan infrastruktur dasar, sosial, dan ekonomi guna meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Menurutnya, Muaro Jambi memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, serta pariwisata, termasuk kawasan Candi Muaro Jambi.
Namun, optimalisasi potensi tersebut sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur yang memadai.
Bupati memaparkan, luas wilayah Muaro Jambi mencapai 5.264 kilometer persegi dengan total panjang jalan kabupaten 883,015 kilometer yang terbagi dalam 149 ruas.
Dari jumlah itu, kondisi jalan mantap baru mencapai 26,86 persen, sementara 73,14 persen lainnya dalam kondisi tidak mantap dan didominasi rusak berat sepanjang 594,99 kilometer.
Selain perbaikan jalan, Pemkab Muaro Jambi juga mengusulkan sejumlah program prioritas, di antaranya pembangunan Intake dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Metro Mendalo untuk meningkatkan layanan air bersih Perumda Tirta Muaro Jambi.
Kemudian pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Bukit Baling yang telah memiliki dokumen teknis lengkap, penanganan kawasan kumuh melalui program rumah layak huni dan sanitasi terpadu, serta pembangunan pasar desa dan jembatan guna mendukung ekonomi perdesaan.
Bupati berharap sinergi pemerintah pusat dan daerah dapat menjadikan aspirasi masyarakat Muaro Jambi sebagai prioritas dalam pembahasan program dan penganggaran nasional.
Sementara itu, H. Bakri menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah dan balai kementerian di daerah sebelum mengajukan proposal ke kementerian di pusat.
Dia mengingatkan agar kepala daerah tidak langsung membawa usulan ke kementerian tanpa memastikan kelengkapan administrasi melalui balai teknis di provinsi.
Menurutnya, langkah tersebut akan mempercepat proses pembahasan di tingkat pusat.
DIa juga menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan usulan prioritas dari Muaro Jambi di DPR RI.
Dalam reses masa sidang III tahun 2026 tersebut, berbagai aspirasi disampaikan kepala desa, BPD, camat, serta kepala OPD, mulai dari pembangunan jalan, jembatan, air bersih hingga kebutuhan teknis lainnya.
Bakri juga menyinggung kondisi efisiensi anggaran yang tengah berlangsung. Ia mendorong pemerintah daerah untuk aktif mengakses pendanaan melalui kementerian, mengingat keterbatasan APBD akan membatasi ruang gerak pembangunan daerah. (Tribunjambi.com/Muzakkir)
Baca juga: Satpol PP Muaro Jambi Ingatkan Warung Makan Hormati Aturan Ramadan
Baca juga: Penyebab Gangguan Layanan Bank Jambi, Gubernur: Insiden Cyber dan Sedang Audit Forensik