Sepasang Elang Jawa Dilepasliarkan di Gunung Salak, Diberinama Satria dan Srikandi
Ardhi Sanjaya February 26, 2026 05:03 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TAMANSARI - Sepasang Elang Jawa dilepasliarkan ke habitat alaminya di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

Pelepasliaran dua burung yang dilindungi tersebut dilakukan pada puncak perayaan HUT TNGHS ke-34 di Bumi Perkemahan Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Rilis burung berwarna coklat yang memiliki jambul di kepala itu dilakukan oleh Wakil Menteri Kehutanan RI, Rohmat Marzuki dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi.

Mengembalikan elang jawa ke habitatnya ini merupakan upaya pemerintah dalam melestarikannya dan menjaga keseimbangan alam.

Kedua burung tersebut lansung terbang bebas melebarkan sayapnya dan siap menjadi predator di kawasan Gunung Salak.

Rohmat Marzuki mengatakan, sepasang elang jawa yang dilepasliarkan terdiri dari jenis jantan dan betina.

Untuk elang jawa jenis jantan diberinama Satria Angkasa, sedangkan betinanya dinamai Srikandi Langit.

"Harapannya sepasang Satria dan Srikandi ini nantinya bisa berkembang biak, meningkatkan populasi elang jawa di alam," ujarnya, Kamis (26/2/2026)

Sementara itu, Kepala Balai TNGHS, Didid Sulastiyo mengungkapakan bahwa kedua elang jawa tersebut didapatkan dari masyarakat.

Ia mengatakan, satu ekor didapatkan dari hasil penegakan hukum dan satu ekor lainnya merupakan penyerahan dari masyarakat.

"Sudah kita lakukan rehabilitasi selama 7 bulan di Pusat Suaka Elang Jawa kami di Loji dan memang sudah layak secara kriteria indikator untuk dilepas liarkan," katanya.

Setelah dilepasliarkan, pihaknya akan melakukan monitoring terhadap perkembangan elang jawa di alam liar.

Ia mengatakan bahwa pihaknya telah memetakan area-area di Gunung Salak yang menjadi habitat elang jawa.

"Temen-temen melakukan monitoring ada beberapa hal yang menjadi wilayah jelajah, temen-temen sudah punya kayak kotakan-kotakan kayak matriks di alamnya seperti apa langsung," katanya.

Di samping itu, ia mengebut populasi elang jawa di kawasan TNGHS cenderung mengalami peningkatan jumlahnya.

Menurutnya hal itu merupakan keberhasilan dari sejumlah program yang dijalankan untuk mencegah kepunahan elang jawa.

"Almahdulillah sekarang denga adanya kegiatan restoking dan kami punya suaka elang jawa sekarang kelimpahan di alam semakin lama semakin baik, hal ini menunjukkan ekosistem habitatnya semakin baik," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.