TRIBUNNEWS.COM - Memasuki pekan kedua Ramadan 1447 Hijriah, umat Islam di Kota Bandar Lampung menjalani ibadah puasa dengan jadwal yang berbeda.
Warga Muhammadiyah lebih dulu memulai, sementara sebagian lainnya mengikuti ketetapan pemerintah.
Pada Kamis (26/2/2026) hari ini, warga Muhammadiyah telah memasuki hari kesembilan puasa, sedangkan yang mengikuti ketetapan pemerintah memasuki hari kedelapan puasa.
Perbedaan tersebut muncul karena metode penentuan awal bulan Hijriah yang berbeda.
Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sementara pemerintah sehari setelahnya, pada Kamis, 19 Februari 2026.
Meski terdapat perbedaan penetapan awal Ramadan, toleransi antar masyarakat tetap terasa.
Berikut jadwal waktu berbuka puasa di Kota Bandar Lampung untuk Kamis (26/2/2026) hari ini yang bisa dijadikan acuan bagi masyarakat dalam menentukan waktu iftar.
9 Ramadan 1447 H / Kamis, 26 Februari 2026
Baca juga: Jadwal Imsakiyah Kota Serang Hari Ini Rabu, 25 Februari 2026
Asar: 15:21
Maghrib: 18:21
Isya': 19:30
8 Ramadan 1447 H / Kamis, 26 Februari 2026
Asar: 15:22
Maghrib: 18:22
Isya': 19:31
"Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin."
Artinya: "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih."
Urutan adab yang baik untuk dilakukan ketika berbuka puasa menurut rangkuman Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.
1. Menyegerakan Berbuka Puasa
Rasulullah SAW menganjurkan kepada umat Islam untuk segera berbuka puasa ketika telah tiba waktunya.
Anjuran ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Sahl bin Sa’ad, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Manusia selalu dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka." (HR Bukhari, Muslim, Ibnu Majah, Darami, Malik, Baihaqi, Ahmad & Tirmidzi)
2. Membaca Basmalah
Salah satu sunah sebelum berbuka puasa yaitu mengucapkan basmalah, seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Umar bin Abi Salamah mengatakan:
"Dulu saya berada di rumah Rasulullah SAW, dan saat saya memegang makanan, beliau bersabda kepada saya: ‘Wahai anak! Bacalah basmalah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dengan mengambil yang terdekat darimu." (HR Bukhari & Muslim)
3. Membaca Doa Berbuka Puasa
Setelah membaca basmalah, umat Islam yang hendak berbuka puasa kemudian membaca doa berbuka puasa.
Rasulullah SAW bersabda:
"Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak; 1) orang yang berpuasa hingga ia berbuka, 2) pemimpin yang adil, 3) dan orang yang terdzalimi." (HR Ibnu Majah, Ahmad & Tirmidzi)
4. Memakan Kurma atau Meminum Air
Setelah membaca doa berbuka puasa, kemudian memakan kurma atau meminum air.
Rasulullah SAW biasanya memakan kurma dalam jumlah ganjil, sebelum sholat Maghrib.
Dari Anas bin Malik, ia menyampaikan:
"Rasulullah SAW berbuka dengan beberapa kurma yang masih basah sebelum sholat (Maghrib). Jika tidak ada, beliau berbuka dengan beberapa kurma kering. Jika tidak ada, beliau berbuka dengan meminum air." (HR Abu Dawud, Ahmad, Tirmidzi, dan Hakim)
Rabu (25/2/2026)
Setelah mengawali berbuka puasa dengan kurma dan air putih, Rasulullah SAW kemudian sholat Maghrib, lalu menyantap hidangan besar.
Namun, menurut riwayat dalam hadis disebutkan sebaiknya menyantap makan besar terlebih dahulu jika sudah ada.
Dari Anas bin Malik, berkata bahwa Rasulullah SAW menganjurkan umatnya:
"Jika makanan malam telah disediakan, makanlah makanan itu sebelum kamu melaksanakan sholat Maghrib dan janganlah tergesa-gesa dalam menyantapnya." (HR Bukhari, Muslim & Ahmad)
(Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani)