Pemkab Bangka Tengah Bentuk TPKJM, Targetkan Zero Pasung di 2026
Asmadi Pandapotan Siregar February 26, 2026 05:24 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Bangka Tengah menginisiasi pembentukan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) sebagai langkah menanggulangi peningkatan kasus gangguan kesehatan jiwa di daerah tersebut.

Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda mengatakan, pembentukan TPKJM dinilai mendesak mengingat jumlah kasus kesehatan jiwa yang terus meningkat setiap tahun. Berdasarkan data terbaru, terdapat 375 kasus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berat dan 1.602 kasus Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) di Bangka Tengah.

"Hal ini menjadi perhatian penting bagi kita terutama dalam mengoptimalkan pelayanan dan penanganan permasalahan kesehatan jiwa tadi. Untuk itu sebagai penanganan permasalahan perlu adanya peran serta dan kerjasama lintas sektor," ujar Efrianda, Kamis (26/2/2026).

Efrianda menyebutkan, dalam pelaksanaannya pembentukan TPKJM diharapkan dapat memberikan pelayanan, perlindungan, dan rehabilitasi bagi penderita gangguan jiwa melalui upaya pencegahan yang terintegrasi. 

"Melalui pembentukan TPKJM kita menargetkan Zero Pasung lewat pendekatan kesehatan jiwa berbasis masyarakat. Karena pemasungan merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang harus segera dihentikan melalui layanan medis," tegasnya.

Oleh karena itu, Efrianda berpesan agar TPKJM segera menyusun rencana aksi konkret yang menyentuh hingga ke pelosok desa.

"Saya berharap tim segera bergerak dengan fokus pada langkah preventif dan promotif, serta meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan jiwa bagi seluruh lapisan masyarakat," ucapnya. (Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.