Laporan Wartawan Tribungayo.com Bustami | Bener Meriah
TribunGayo.com, REDELONG- Kementerian Sosial (Kemensos) RI, telah menyalurkan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) tahap pertama kepada 4.611 warga Kabupaten Bener Meriah yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.
Total anggaran yang disalurkan capai Rp 2.074.950.000 dan setiap penerima manfaat di Bener Meriah mendapatkan bantuan senilai Rp 450 ribu per jiwa per bulan.
Jumlah tersebut untuk durasi tiga bulan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar pascabencana.
Sementara penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendampingi masyarakat yang tertimpa musibah hidrometeorologi.
Kepala Dinas Sosial Bener Meriah, Hasyimi, menyatakan pada Kamis (26/2/2026) bahwa dana tersebut telah disalurkan langsung kepada warga yang berhak dengan harapan dapat meringankan beban ekonomi mereka.
Meskipun awalnya tercatat 5.210 jiwa dari 1.421 Kepala Keluarga (KK), proses pemadanan data mencatat hanya 4.611 jiwa atau 1.242 KK yang dinyatakan valid.
Adanya selisih data sebanyak 599 jiwa tersebut disebabkan oleh ketidaksesuaian input saat proses verifikasi data yang bersumber dari Satgas Bencana.
"Terpenting semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana," ujarnya.
Perlu diketahui, penyaluran di Bener Meriah ini merupakan bagian dari total bantuan Jadup senilai Rp25,8 miliar yang dialokasikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) untuk korban bencana di wilayah Aceh dan Sumatera.
Selain Bener Meriah, daerah lain yang telah menerima bantuan serupa berdasarkan data yang terverifikasi meliputi Kabupaten Aceh Tengah, Kota Padangsidimpuan, dan Kota Padang Panjang.
Pemerintah berharap dukungan ini dapat mempercepat proses pemulihan sosial dan ekonomi di wilayah-wilayah terdampak tersebut.(*)
Baca juga: Dinsos Aceh Tengah: Warga Absen Saat Penyaluran Jadup di Desa, Bisa Ambil ke Posko Tagana
Baca juga: Jembatan Bailey Karang Rejo Resmi Beroperasi, Akses Transportasi di Bener Meriah Kembali Normal