6 Fakta Penemuan Potongan Tubuh di Pantai Ketewel, Dugaan Mutilasi, Jam Romawi hingga Bunda Maria
Ngurah Adi Kusuma February 26, 2026 07:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penemuan potongan tubuh di Pantai Ketewel Gianyar membuat geger warga sekitar karena jenazah diduga merupakan korban mutilasi.

Penemuan potongan tubuh ini menjadi misteri mengingat masyarakat sekitar tidak mengetahui siapa sosok yang menjadi korban ini.

Potongan tubuh korban yang pertama kali ditemukan adalah bagian kepala sedangkan bagian lain ditemukan tak jauh dari lokasi pertama.

Dari hasil analisa semntara ditemukan beberapa ciri-ciri dar korban seperti tato dan aksesoris yang dipakai.

Baca juga: MAYAT Ditemukan Lagi di Bali, Berawal Somarata Curiga, Berujung Penemuan di Jurang Shortcut Titik 7!

Berikut beberapa fakta yang berhasil dihimpun oleh TribunBali hingga hari Kamis, 26 Februari 2026:

EVAKUASI - Aparat kepolisian melakukan evakuasi terhadap bagian tubuh manusia di Pantai Ketewel, Sukawati, Gianyar, Bali, Kamis 26 Februari 2026. (Istimewa)

1. Bagian Kepala Ditemukan Terlebih Dahulu

Jenazah yang diduga merupakan korban mutilasi ini pertama kali ditemukan di Pantai Ketewel, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali.

Yang menggegerkan adalah bagian pertama yang ditemukan merupakan bagian kepala dari korban.

Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda I Gusti Ngurah Suardita saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Pagi itu ada warga yang tengah beraktivitas di jogging track areal Pantai Ketewel dan menemukan potongan kepala manusia, dengan adanya temuan tersebut warga pantas melaporkan ke Polsek Sukawati," ujar Ipda Suardita.

Baca juga: Dari Pensiun Dini ke Agen BRILink: Perjalanan Nyoman Wisnaya Bangkit di Tengah Pandemi

2. Polisi Temukan Bagian Lain

Atas laporan tersebut, Tim Piket Fungsi langsung berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Gianyar dan Polda Bali untuk mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Setelah itu, pihak kepolisian melakukan olah TKP dan penyisiran di sekitar pantai. 

Dari penyisiran itu, tim juga menemukan potongan tubuh lainnya, terdiri atas kepala, dada, bahu, lengan dan paha.

Saat ini, potongan tubuh tersebut telah dibawa ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar. 

"Dari penyisiran oleh tim gabungan ditemukan beberapa potongan tubuh di sekitar TKP."

"Saat ini potongan tubuh dibawa ke RSUP Prof Ngoerah. Untuk identitas masih dalam penyelidikan, dan saat ini tim Polda Bali dan Polres Gianyar masih dalam proses penyelidikan," tegasnya. 

EVAKUASI - Petugas mengevakuasi potongan tubuh yang ditemukan di kawasan pesisir Desa Ketewel, Sukawati, Gianyar, Bali, tepatnya di Muara Sungai Wos Teben, wilayah Banjar Keden, pada Kamis, 26 Februari 2026.
EVAKUASI - Petugas mengevakuasi potongan tubuh yang ditemukan di kawasan pesisir Desa Ketewel, Sukawati, Gianyar, Bali, tepatnya di Muara Sungai Wos Teben, wilayah Banjar Keden, pada Kamis, 26 Februari 2026. (Istimewa)

Baca juga: Setiap Purnama SMK Prada Adakan Pasraman Budaya, Diikuti Ratusan Siswa dan Dipuji Cok Ace 

3. Kronologi Penemuan Jenazah

Peristiwa ini pertama kali terungkap sekitar pukul 10.00 WITA, saat Perbekel Ketewel, Putu Gede Kusuma Negara, bersama Kepala Dusun Pabean, Made Pranca, tengah melakukan pengecekan rutin terhadap kondisi jogging track dan area pantai di sepanjang Pura Dalem Ketewel. 

Namun, langkah mereka terhenti saat melihat sebuah benda mencurigakan mengambang dan akhirnya terdampar di bibir muara sungai. 

Setelah didekati, betapa terkejutnya mereka menemukan bahwa benda tersebut adalah potongan kepala manusia yang sudah terpisah dari tubuhnya.

Satu jam setelah penemuan kepala, tepatnya pukul 11.00 WITA, petugas kembali menemukan potongan telapak kaki kanan yang terbawa arus laut di lokasi yang sama. 

Penyisiran yang dipimpin langsung oleh Dirreskrimum Polda Bali bersama Kapolres Gianyar dan tim Inafis ini kemudian membuahkan hasil yang lebih spesifik mengenai ciri-ciri fisik korban.

Petugas menemukan bagian dada, bahu kanan, serta bahu kiri bagian depan hingga lengan.

4. Ciri-Ciri Korban

Dari hasil analisis kepolisian, ditemukan bahwa korban memiliki ciri-ciri yang signifikan.

Pada bagian kulit yang masih tersisa, polisi menemukan petunjuk untuk mengidentifikasi identitas korban, yakni dua buah tato. 

Kombes Pol Ariasandy mengungkapkan secara detail bahwa terdapat gambar religius dan simbol waktu pada potongan lengan dan bahu tersebut.

"Dari penyisiran di TKP, ditemukan potongan dada, bahu kanan, dan kiri bagian depan sampai lengan,”

“adanya tato dengan gambar Bunda Maria, serta tato bergambar lingkaran yang menyerupai jam dengan angka Romawi pada salah satu bagian lengan korban," jelasnya.

EVAKUASI - Aparat kepolisian melakukan evakuasi terhadap bagian tubuh manusia di Pantai Ketewel, Sukawati, Gianyar, Bali, Kamis 26 Februari 2026.
EVAKUASI - Aparat kepolisian melakukan evakuasi terhadap bagian tubuh manusia di Pantai Ketewel, Sukawati, Gianyar, Bali, Kamis 26 Februari 2026. (Istimewa)

5. Organ Dalam Berserakan

Tak berhenti di situ, pencarian yang dilakukan secara intensif juga membuahkan temuan bagian tubuh lainnya, termasuk potongan paha yang mengapung serta organ dalam yang terdiri dari tulang rusuk, usus, dan hati yang terserak di pinggir pantai. 

Hingga saat ini, identitas lengkap korban masih menjadi teka-teki dan dalam proses penyelidikan mendalam oleh tim kepolisian. 

6. Segera Lapor Kehilangan

Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenali ciri-ciri tato bergambar Bunda Maria, dan jam angka Romawi tersebut agar segera melapor ke kantor polisi terdekat untuk membantu mempercepat pengungkapan kasus yang menggegerkan warga di Gianyar ini. 

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan analisis dan dugaan mutilasi muncul mengingat tubuh korban yang dipotong menjadi beberapa bagian.

Namun, masih belum ada laporan resmi dari pihak kepolisian mengenai motif dan identitas dari korban. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.