MAYAT Ditemukan Lagi di Bali, Berawal Somarata Curiga, Berujung Penemuan di Jurang Shortcut Titik 7!
Anak Agung Seri Kusniarti February 26, 2026 07:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Masyarakat di wilayah Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng dihebohkan dengan penemuan sesosok jenazah laki-laki di dasar jurang pada Kamis (26/2/2026).

Jenazah itu pertama kali ditemukan warga sekitar, bernama Wayan Somarata, hingga akhirnya dilaporkan ke aparat kepolisian. 

Informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat Somarata hendak menuju kebun sekitar pukul 09.00 WITA. Ia sempat mendapati sepeda motor Honda Sonic warna hitam, dengan nomor polisi DK 2069 UBQ, terparkir di pinggir Jembatan Shortcut 7. 

Kala itu, Somarata menganggap pemiliknya sedang berfoto di sekitar jembatan. Mengingat lokasi ini memang kerap digunakan untuk aktivitas foto.

Baca juga: JENAZAH dengan Tato Bunda Maria & Jam Romawi di Ketewel Diduga Korban Mutilasi? Tim DVI Identifikasi

Baca juga: MAYAT Mengapung di Perairan Sembulungan Diserahkan ke Pihak Keluarga, Anak Korban Langsung Jemput

 

Sekitar pukul 12.15 WITA, Somarata yang kembali dari kebun, melihat sepeda motor tersebut masih berada di lokasi yang sama. Rasa curiga pun muncul.

Pria 54 tahun itu kemudian melakukan pengecekan di sekitar jembatan, namun tidak menemukan siapa pun. Alhasil Somarata menghubungi kepala dusun, sampai akhirnya diputuskan melakukan pencarian ke bawah jembatan bersama warga setempat.

Hasilnya, warga menemukan sesosok jasad tergeletak di dasar jembatan dengan mengenakan jaket hitam dan celana panjang hitam. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Sukasada. 

Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, membenarkan ihwal laporan temuan jenazah. Dikatakan dia, setelah mendapat laporkan aparat gabungan dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Polsek Sukasada segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi jenazah. 

"Mengingat kondisi medan yang curam, evakuasi dilakukan secara manual dengan membuat tenda darurat menggunakan bambu dan karung," ujarnya. 

Berdasarkan hasil identifikasi, diketahui jenazah tersebut bernama I Putu Gde Pradnya Nolan Toli (22), warga Perumahan Wira Bakti, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng. 

"Sedangkan hasil pemeriksaan medis oleh dokter Puskesmas Sukasada II, korban mengalami patah tulang pada kaki, luka di kepala, serta pendarahan dari mulut," sebutnya. 

Kasi Humas menambahkan, Jasad Nolan selanjutnya dibawa ke RSUD Buleleng untuk menjalani proses autopsi. Upaya ini dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian Nolan. "Jenazah dibawa ke RSUD Buleleng menggunakan ambulans pukul 15.00 WITA," tandasnya. (mer)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.