German Open 2026 - Nestapa Juara Asian Games dan All England, Tunggal China Dipepet Unggulan Pertama Wakil Eropa
Wahid Fahrur Annas February 26, 2026 08:34 PM

GERMAN-OPEN-BADMINTON.DE
Tunggal putra China, Li Shi Feng, saat tampil pada babak pertama German Open 2026.

BOLASPORT.COM - Nasib juara Asian Games dan All England masih menyedihkan saat berlaga pada German Open 2026.

Pemain tersebut adalah tunggal putra China unggulan kedua yakni Li Shi Feng.

Li Shi Feng sebagai pemain favorit nomor dua dalam turnamen BWF World Tour Super 300 itu harus takluk pada babak 32 besar.

Dia dikalahkan tunggal putra Jepang ranking 63 dunia, Minoru Koga.

Li kalah dalam permainan dua gim langsung dengan skor 16-21, 15-21 di Westenergie Sporthalle, Mulheim, Jerman, Rabu (25/2/2026).

Li Shi Feng tampaknya masih dalam proses penyesuaian setelah mengalami cedera saat berlaga pada BWF World Tour Finals 2025.

Diketahui, dia mengalami cedera pergelangan kaki hingga membuatnya harus absen selama sekitar dua bulan.

Li bahkan harus melewati rangkaian turnamen BWF World Tour yang berlangsung selama bulan Januari tahun ini.

German Open menjadi turnamen pertamanya setelah mengalami dari cedera.

Li Shi Feng mencapai pencapaian terbaiknya pada tahun 2023 saat ia berhasil memenangkan medali emas Asian Games dan kampiun All England Open.

Namun, performanya mulai menurun dan cukup kurang konsisten. Tahun lalu, Li masih memenangkan dua gelar level Super 500 pada Malaysia Masters dan Hong Kong Open.

Kekalahan Li Shi Feng membuat tunggal putra China menyisakan dua wakilnya yakni Weng Hong Yang dan Lu Guang Zu.

Weng Hong Yang berstatus sebagai unggulan kelima akan meladeni perlawanan tunggal putra tuan rumah, Matthias Kicklitz.

Kicklitz sedang berada dalam kepercayaan diri yang sangat baik usai berhasil meraih kemenangan pertamanya pada babak pertama turnamen German Open.

Dia mengalahkan wakil Finlandia, Kalle Koljonen, dengan skor 23-21, 11-21, 21-4.

“Saya sangat senang! Ini pertama kalinya saya masuk babak utama YONEX German Open, dan sekarang saya telah memenangkan pertandingan pertama saya di sini. Mengalahkan pemain seperti itu bahkan lebih keren,” kata Kicklitz, dilansir BolaSport.com dari laman resmi turnamen.

“Saya tidak benar-benar menemukan ritme saya di set kedua dan terlalu lambat."

"Serangan saya tepat sasaran di set ketiga, dan begitu Anda memiliki keunggulan besar dan mempertahankannya, itu menjadi sulit bagi lawan Anda."

"Tahun ini dimulai dengan baik, dan saya harap terus seperti ini,” ujar tunggal putra Jerman berusia 23 tahun itu.

Namun, tantangan bagi Weng dan Lu adalah pada unggulan pertama asal Prancis yakni Christo Popov.

Pasalnya, ketiganya berada dalam bagan yang sama dan berpotensi saling berhadapan.

Lu Guang Zu bahkan bisa menghadapi Christo Popov duluan pada babak perempat final German Open 2026.

Akan tetapi, keduanya harus lebih dulu memenangkan pertandingan babak 16 besar atas lawan-lawannya.

Christo Popov akan melawan tunggal Hong Kong, Jason Gunawan. Sementara, Lu berjumpa wakil Hong Kong lainnya yakni Ng Ka Long Angus.

Christo Popov memegang status unggulan pertama pada German Open 2026.

Dia berhasil mencetak pencapaian luar biasa setelah merengkuh gelar BWF World Tour Finals 2025 dan membantu negaranya menjuarai Kejuaraan Beregu Eropa 2026.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.