TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut rangkuman materi mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk SMP kelas 7, tentang Menyunting Teks Deskripsi.
Materi ini dibahas dalam Bab 1 Bagian E buku Bahasa Indonesia untuk kelas 7 SMP/MTs dengan tema "Jelajah Nusantara."
Buku tersebut diterbitkan oleh Kemdikbudristek Republik Indonesia pada tahun 2023 dan tersedia secara daring melalui laman buku.kemendikdasmen.go.id. Simak ringkasan materinya:
Mengenali Tanda Baca dalam Teks Deskripsi
Dalam teks deskripsi, tanda baca sangat penting untuk membuat tulisan jelas, rapi, dan mudah dibaca.
Berikut beberapa tanda baca dan contoh penggunaannya:
1. Titik (.)
Titik Digunakan di akhir kalimat pernyataan untuk menyatakan fakta atau deskripsi.
Contoh: Kucing itu berwarna abu-abu dengan mata hijau yang indah.
2. Koma (,)
Koma digunakan untuk memisahkan kata, frasa, atau unsur dalam kalimat deskripsi yang sejenis.
Contoh: Ruang kelas itu bersih, rapi, dan terang.
Berikut aturan dan contoh penggunaan tanda koma
a. Tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilangan.
Contoh: Ia membeli kopi, kain, dan tas sebagai oleh-oleh untuk para sahabatnya.
b. Tanda koma dipakai sebelum kata penghubung seperti tetapi, melainkan, sementara, dan sedangkan dalam kalimat majemuk setara.
Contoh: Lili mengambil foto, sementara Fajar memilih menikmati secangkir kopi.
c. Tanda koma dipakai untuk memisahkan anak kalimat yang mendahului induk kalimatnya.
Contoh: Kalau lulus ujian, ayah akan mengajak saya ke Pulau Bali.
d. Tanda koma dipakai di belakang kata atau ungkapan penghubung antarkalimat, seperti oleh karena itu, jadi, dengan demikian, sehubungan dengan itu, dan meskipun demikian.
Contoh: Gunung Papandayan telah meletus beberapa kali. Meskipun demikian, kawah hasil letusan dan hutan mati menjadi daya tarik wisata ini.
e. Tanda koma dipakai sesudah kata seru seperti o, ya, wah, aduh, hai.
Contoh: Wah, indah sekali pemandangan di Pantan Terong!
f. Tanda koma dipakai sebelum atau sesudah kata sapaan seperti Bu, Dik, Nak.
Contoh: Kamu setuju kan, Nak?
3. Titik dua (:)
Titik dua digunakan untuk memperkenalkan daftar atau penjelasan lebih lanjut tentang objek.
Contoh: Di lemari terdapat beberapa jenis buku: novel, komik, dan ensiklopedia.
4. Tanda hubung (-)
Tanda hubung digunakan untuk kata majemuk atau gabungan kata sifat dalam deskripsi.
Contoh: Rumah-rumah di desa itu bergaya tradisional-modern.
5. Tanda seru (!)
Tanda seru jarang dipakai dalam teks deskripsi tapi bisa muncul untuk menegaskan atau mengekspresikan kekaguman terhadap objek.
Contoh: Betapa indahnya pemandangan di tepi danau itu!
Huruf kapital penting agar tulisan jelas, rapi, dan mudah dimengerti oleh orang lain.
Tanpa huruf kapital, teks bisa membingungkan dan sulit dipahami.
1. Huruf kapital di awal kalimat
Huruf pertama pada kalimat ditulis huruf kapital.
Contoh: Besok saya akan ikut ekstrakurikuler basket.
2. Huruf kapital pada nama orang
Nama teman, guru, atau tokoh terkenal diawali huruf kapital.
Contoh: Rina Putri, Pak Hadi, B.J. Habibie
3. Huruf kapital pada nama tempat dan geografis
Nama sekolah, kota, atau tempat wisata ditulis kapital.
Contoh: SMP Negeri 5 Jakarta, Taman Mini Indonesia Indah
4. Huruf kapital pada nama lembaga, organisasi, dan badan resmi
Nama organisasi sekolah atau lembaga resmi diawali huruf kapital.
Contoh: Osis SMP Negeri 5
5. Huruf kapital pada gelar, pangkat, atau sebutan resmi
Contoh: Drs. Sutomo, Pak Hadi
6. Huruf kapital pada kata yang menunjukkan identitas resmi
Hari, bulan, atau peristiwa penting menggunakan huruf kapital.
Contoh: Senin, Agustus, Hari Guru
8. Huruf kapital pada kata ganti kehormatan
Kata ganti yang sopan seperti Anda, Tuan, Nona digunakan kapital.
Contoh: Apakah Anda sudah menyiapkan PR, Nona Rina?
Kata depan adalah kata yang digunakan sebelum kata benda, kata ganti, atau frasa tertentu untuk menunjukkan hubungan antara kata-kata dalam kalimat, seperti tempat, waktu, cara, atau tujuan.
Contoh kata depan: di, ke, dari, pada, untuk, dengan, tanpa, antara, sejak, sampai, oleh
Menyunting teks adalah memperbaiki tulisan supaya lebih rapi, jelas, dan enak dibaca.
Hal-hal yang biasanya dilakukan saat menyunting:
Sumber:
Baca juga: Rangkuman Materi Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP Bab 1 C, Menganalisis Teks Deskripsi Sajian Visual