Heboh Hutan Kota UKI Didatangi Sekelompok Pria Tengah Malam, Camat Janji Patroli
Wahyu Septiana February 27, 2026 01:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Sebuah video merekam sekelompok pria menerobos masuk ke area Hutan Kota UKI di Jalan DI Panjaitan, Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur saat dini hari viral.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, disebutkan bahwa Hutan Kota UKI aset Dinas Perhubungan DKI Jakarta tersebut kini kerap didatangi sejumlah pria saat dini hari.

"Entah kenapa di sini sering dipakai untuk kumpul cowok-cowok. Entah ini maksudnya cowok-cowok bagaimana," kata perekam video sebagaimana dalam unggahan akun @ijoeel.

Belum diketahui pasti alasan kelompok pria berusia sekira 20-40 tahun sebagaimana dalam video yang viral di media sosial mendatangi Hutan Kota UKI pada saat dini hari.

Padahal pada tahun 2023 lalu Hutan Kota UKI ini pernah dirazia petugas gabungan Pemkot Jakarta Timur karena diduga jadi lokasi mesum bagi kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT).

"Saya enggak tahu indikasinya mereka mau ngapain. Ini setiap malam di atas jam 01.00 WIB, mereka masuk ke taman entah enggak tahu mau ngapain. Padahal taman ini gelap," ujar perekam video.

Guna mencegah hal tidak diinginkan warga meminta Pemkot Jakarta Timur untuk meningkatkan patroli, dan menambah penerangan jalan umum (PJU) pada Hutan Kota UKI.

Respons Camat

Camat Makasar, Dimas Prayudi mengatakan pengawasan pada Hutan Kota UKI sebenarnya sudah dilakukan untuk mencegah hal-hal yang menyalahi ketentuan.

"Pengawasan rutin di lakukan Sudin Pertamanan dan Pol PP. Kemungkinan disaat petugas tidak ada. Akan kami tindak lanjut kembali," kata Dimas saat dikonfirmasi, Jumat (27/2/2026).

Rencananya pada malam nanti jajaran Kecamatan Makasar akan melakukan patroli untuk mencegah agar Hutan Kota UKI tidak disalahgunakan pihak tidak bertanggungjawab.

Sementara terkait penambahan PJU Dimas menuturkan pihaknya sudah mengusulkan hal tersebut, namun menunggu persetujuan dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI.

"Sudah diusulkan, menunggu dari Sudin Pertamanan," ujar Dimas.

Berita Terkait

Baca juga: Pramono Minta Camat-Satpol PP Bergerak, 185 Lapangan Padel Tak Berizin Bakal Disegel

Baca juga: UPDATE Kondisi Jalan S Parman Jumat Pagi: Arus Lalin Macet Panjang, Ada Truk Hantam Separator Busway

Baca juga: Makin Luas, 103 Sekolah Swasta Gratis Siap Beroperasi di Jakarta pada 2026

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.