BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Gedung Galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Balangan resmi dibuka, Jumat (27/2/2026).
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Balangan, H Abdul Hadi, didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Balangan, Hj Sri Huriyati Hadi, Wakil Bupati Balangan H Akhmad Fauzi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Gedung yang berlokasi di eks Terminal Paringin ini menyediakan berbagai kerajinan tangan dan produk UMKM khas Balangan, sebagai wadah promosi sekaligus pemasaran produk lokal.
Usai peresmian, Bupati bersama rombongan meninjau berbagai produk yang dipamerkan, mulai dari kerajinan tangan hingga produk UMKM.
Tak hanya sekadar melihat, mereka juga belanja sejumlah produk kuliner dari UMKM serta kerajinan tangan yang menjadi daya tarik.
Beragam kerajinan tangan mulai dari sasirangan khas Balangan, tas anyaman tirik, anyaman purun dan lainnya terpajang dan menarik minat pengunjung.
Bupati Balangan, Abdul Hadi mengatakan, lokasi gedung Dekranasda yang baru dinilai strategis karena berada di pusat kota, sehingga memudahkan masyarakat maupun pengunjung untuk datang dan melihat produk-produk lokal.
“Sebelumnya kita punya Dekranasda tapi tempatnya tidak strategis. Alhamdulillah kita bangun yang baru di pusat kota dengan harapan banyak orang datang ke sini,” katanya.
Ia menilai kualitas produk UMKM Balangan tidak kalah dengan daerah lain, terutama dengan dukungan pemerintah daerah melalui berbagai program pembinaan dan pengembangan usaha.
Bupati pun berharap gedung Dekranasda dapat menjadi pusat oleh-oleh khas Balangan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor UMKM dan kerajinan lokal.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Balangan, Hj Sri Huriyati Hadi menjelaskan bahwa gedung tersebut dirancang untuk menampilkan berbagai produk unggulan daerah secara terstruktur.
“Di lantai pertama ada kerajinan seperti sasirangan dan tas tirik,” ujarnya.
Sedangkan di lantai kedua tersedia berbagai produk UMKM, seperti madu, keripik mandai, dan berbagai olahan khas lainnya.
Ia berharap keberadaan gedung Dekranasda dapat menjadi sarana promosi yang efektif bagi para pelaku UMKM, sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat yang lebih luas.(aol)