TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Pasangkayu sejak Jumat (27/2/2026) pagi menyebabkan sebuah pohon besar tumbang dan menimpa atap gedung SMAN 1 Pasangkayu.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WITA, saat kondisi cuaca mendung pekat disertai hembusan angin cukup kuat yang berlangsung sejak subuh.
Pohon berukuran besar yang berada tidak jauh dari bangunan sekolah itu roboh dan bagian ranting serta batangnya menimpa atap salah satu ruang kelas.
Baca juga: Cek Peruntungan Zodiak Besok 28 Februari 2026: Kabar Baik untuk Cancer dan Aries
Baca juga: Eks Bendahara KONI Polman Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah
Pantauan di lokasi, tampak sebagian atap sekolah mengalami kerusakan akibat tertimpa batang dan ranting pohon.
Beberapa lembar seng terlihat penyok dan bergeser dari posisi semula. Potongan kayu dan daun berserakan di sekitar halaman sekolah.
Sebagai bentuk tanggap darurat, personel BPBD Pasangkayu turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Sejumlah petugas terlihat menggunakan gergaji mesin dan parang untuk memotong batang serta ranting pohon yang menimpa atap bangunan.
Mengenakan pakaian safety lengkap, helm pelindung, serta sarung tangan, para personel BPBD bahu membahu membersihkan material pohon yang menghalangi bagian atap dan halaman sekolah.
Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati guna menghindari kerusakan lebih lanjut pada bangunan.
Ranting-ranting pohon yang telah dipotong kemudian dikumpulkan di satu titik sebelum diangkut untuk dibuang.
Sementara itu, batang utama pohon dipotong menjadi beberapa bagian agar lebih mudah dipindahkan.
Kepala Pelaksana BPBD Pasangkayu, Arhamuddin, saat ditemui di lokasi mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada pagi hari saat angin bertiup cukup kencang.
“Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 07.00 WITA. Saat itu angin memang cukup kencang dan menyebabkan pohon besar di area sekolah tumbang hingga menimpa atap bangunan,” ujar Arhamuddin.
Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Namun, pihaknya tetap melakukan asesmen untuk memastikan kondisi bangunan aman sebelum aktivitas belajar mengajar kembali berjalan normal.
BPBD Pasangkayu juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Warga diminta berhati-hati, terutama yang berada di sekitar pohon besar atau bangunan yang berisiko terdampak angin kencang.
Hingga siang hari, proses pembersihan masih berlangsung dan situasi di lokasi terpantau kondusif.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan