Helmi Hasan Safari Subuh di Rejang Lebong, Sekolah Garuda Mulai Dibangun 2026
Rita Lismini February 27, 2026 01:54 PM

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Sejuknya pagi di Rejang Lebong dengan udara yang dingin menemani Gubernur Bengkulu Helmi Hasan saat melaksanakan Safari Subuh di Masjid Baiturrahman, Desa Samberejo, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Jumat (27/2/2026).

Sebelum azan Subuh berkumandang, masyarakat dari berbagai desa sudah memadati masjid. Saf jemaah terlihat penuh dan tersusun rapi.

Kegiatan Safari Subuh tersebut tidak hanya menjadi momentum ibadah berjemaah, tetapi juga ajang silaturahmi sekaligus penyampaian program pembangunan secara langsung kepada masyarakat.

Bupati Rejang Lebong, Fikri Thobari, mengatakan sejumlah program Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai dirasakan manfaatnya oleh warga.

Fikri menyebut program jalan mulus kini sudah menjangkau hingga wilayah pelosok. Selain itu, ambulans gratis telah tersedia di setiap kecamatan.

“Cetak sawah baru di Tanjung Gelang seluas 604 hektare juga sudah berjalan,” ungkap Fikri dalam rilis Media Center Pemprov Bengkulu, Jumat (27/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Helmi Hasan menegaskan Kabupaten Rejang Lebong menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat.

Menurutnya, Rejang Lebong dipercaya sebagai lokasi pembangunan Sekolah Garuda, program SMA unggulan berasrama yang merupakan inisiatif Prabowo Subianto.

“Di Sumatera hanya dua daerah yang mendapat kepercayaan ini, salah satunya Rejang Lebong,” kata Helmi.

Sekolah Garuda merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang bertujuan mencetak generasi unggul di bidang sains dan teknologi menuju Indonesia Emas 2045.

Rencananya, pembangunan dimulai pada 2026 di Desa Mojorejo, Kecamatan Selupu Rejang, dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.

Helmi menyebut pembangunan sekolah tersebut menjadi bukti kepercayaan pemerintah pusat terhadap potensi generasi muda di daerah.

“Pembangunan di mulai tahun 2026 di Desa Mojorejo, InsyaAllah 2027 sudah beroperasi,” jelas Helmi.

Tak hanya itu, komitmen peningkatan kualitas pendidikan juga diperkuat melalui dukungan anggaran beasiswa.

Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menyiapkan Rp1 miliar, sementara Pemerintah Provinsi Bengkulu mengalokasikan Rp5 miliar guna membantu anak-anak Bengkulu memperoleh akses pendidikan yang lebih baik.

Di sektor infrastruktur, Helmi memastikan program pembangunan jalan akan terus dilanjutkan tahun ini.

Bantuan ambulans gratis yang sebelumnya berjumlah 15 unit akan kembali ditambah 15 unit pada tahun depan.

Program cetak sawah juga akan diperluas karena dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan ketahanan pangan di wilayah tersebut.

“Pemerintah Provinsi memberi perhatian lebih untuk Rejang Lebong,” papar Helmi.

Dalam pesan moralnya kepada masyarakat, Helmi mengajak warga untuk saling peduli terhadap sesama.

Ia menekankan pentingnya membantu tetangga yang mengalami kesulitan.

“Pastikan tidak ada warga yang belum memiliki listrik. Jika masih ada, segera laporkan. Anak-anak yatim juga harus kita perhatikan bersama,” tutup Helmi.

Kegiatan Safari Subuh tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri, unsur Forkopimda provinsi dan kabupaten, serta tokoh masyarakat setempat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.