Wali Kota Mataram Komentari ASN Eselon II Ramai Hijrah ke Pemprov, Mohan: Itu Hak Mereka
Idham Khalid February 27, 2026 05:05 PM

 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA MATARAM - Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, memberikan tanggapan santai terkait langkah sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Mataram yang memilih untuk mencoba peruntungan karir di Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB. 

Mohan menegaskan bahwa dirinya tidak akan menghalangi keinginan bawahannya untuk mencari suasana atau peluang karir yang baru.

Mohan mengaku telah memberikan restu berupa rekomendasi bagi para pejabat yang ingin ikut serta dalam seleksi tersebut.

Menurutnya, setiap ASN memiliki hak dan ekspektasi masing-masing dalam perjalanan karir mereka.

“Silakan, mungkin mereka ingin mencoba peluang suasana baru, mungkin mencoba karir, enggak ada masalah. Yang jelas saya di kota sudah memberikan mereka rekomendasi,” ucap Mohan saat ditemui, Jumat (27/2/2026).

Meski Pemerintah Kota Mataram telah memberikan jabatan dan kesempatan berkarir, Mohan memahami jika ada ASN yang memiliki ekspektasi berbeda yang mungkin tidak dapat terpenuhi di lingkungan Pemkot.

 

Ia menduga satu diantara motivasinya adalah adanya jabatan tertentu yang diinginkan namun belum tersedia di Kota Mataram.

“Saya tidak mau menahan orang. Itu hak mereka. Saya keluarkan rekomendasi, silakan,imbuhnya.

Diketahui, saat ini ada 5 pejabat Pemkot Mataram yang ingin hijrah ke Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kelima pejabat ini juga sudah dinyatakan lolos seleksi yang tertuang dalam pengumuman Nomor : 800.1.2.3/671/BKD/2026 tentang kelulusan seleksi administrasi pengisian Jabatan Tinggi Pratama (JPT) Pemprov NTB 2026.

Lima pejabat Pemkot tersebut di antaranya, Baiq Nelly Kusmawati yang saat ini menjabat sebagai Asisten III Setda Kota Mataram lolos sebagai kandidat Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan RSUD Provinsi NTB.

Kemudian Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. H. Emirald Isfihan, lolos sebagai kandidat Direktur RSUD Provinsi NTB.

Selanjutnya ada Srianingsih dari RSUD Kota Mataram yang dinyatakan lolos untuk jabatan Wakil Direktur Umum dan Operasional RSUD Provinsi NTB. 

Berikutnya ada I Made Gede Yasa yang menjabat Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Mataram lolos untuk dua posisi sekaligus yakni Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTB serta Kepala Dinas Kebudayaan.

Terakhir, Syamsul Irawan yang saat ini menjabat Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram lolos untuk dua jabatan yakni Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Wakil Direktur SDM, Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RSUD Provinsi NTB.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.