TRIBUNNEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini mengenai tinggi gelombang wilayah perairan Indonesia untuk Sabtu, 28 Februari 2026.
Peringatan dini ini dapat menjadi acuan keselamatan bagi aktivitas di wilayah perairan.
Seperti kapal nelayan, kapal tongkang, maupun kapal ferry.
BMKG menjelaskan, pola angin di wilayah Indonesia periode 28 Februari sampai 3 Maret 2026, bagian utara umumnya bergerak dari Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 8 - 23 knot.
Sementara itu, di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 12 - 25 knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia selatan NTT, Laut Arafuru, Laut Sulawesi, dan Samudra Pasifik Utara Papua.
Selat Malaka bagian utara,
Samudra Hindia barat Aceh,
Samudra Hindia barat Kep. Nias,
Samudra Hindia barat Kep. Mentawai,
Samudra Hindia barat Bengkulu,
Samudra Hindia barat Lampung,
Samudra Hindia selatan Banten,
Samudra Hindia selatan Jawa Tengah,
Samudra Hindia selatan NTT,
Laut Jawa bagian barat, Laut Jawa bagian tengah,
Laut Jawa bagian timur,
Laut Sumbawa,
Selat Makassar bagian selatan,
Selat Makassar bagian tengah,
Selat Makassar bagian utara,
Laut Sulawesi bagian barat,
Laut Sulawesi bagian tengah,
Laut Sulawesi bagian timur,
Laut Maluku,
Laut Banda,
Laut Flores,
Samudra Pasifik utara Maluku,
Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya,
Samudra Pasifik utara Papua Barat,
Laut Seram,
Laut Arafuru bagian Utara,
Laut Arafuru bagian barat,
Berisiko terhadap keselamatan pelayaran:
Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ektrem BMKG, Sabtu 28 Februari 2026: Yogyakarta Berpotensi Hujan Sangat Lebat
Berisiko terhadap keselamatan pelayaran:
(Tribunnews.com)