Pencurian Laptop Milik SD Negeri di Ngawi, 3 Terduga Pelaku Langsung Diringkus Unit PPA
Dyan Rekohadi February 27, 2026 10:32 PM

 

SURYA.CO.ID, NGAWI - Polisi menangkap tiga terduga pelaku pencurian laptop di SDN 2 Cangakan, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi. 

Sejauh ini polisi masih mendalami kasus pencurian di sekolah ini.

Kasus pencurian dengan pemberatan disekolah ini pertama kali diketahui Kamis (26/2/2026) pagi.

Baca juga: Kronologi Pencurian di SDN Siding Tuban, Maling Gergaji Teralis Gasak 3 Laptop

 

Kapolsek Padas, AKP Sugeng Wahyudi memaparkan kejadian pertama kali diketahui oleh petugas kebersihan, yang hendak memulai pekerjaanya.

“Begitu mendatangi lokasi, ditemukan jendela salah satu ruang dalam kondisi tercongkel. Setelah pengecekan awal, kantor sekolah terlihat telah diacak-acak. Diduga jendela jadi akses masuk pelaku,” ungkap AKP Sugeng, Jumat (27/2/2026).

Berdasarkan pendataan sementara, 1 unit laptop dan 2 unit Chromebook dilaporkan hilang. 

Serta tempat penyimpanan perangkat elektronik juga dalam kondisi dibuka paksa.

“Dari pihak Polsek bersama Satreskrim Polres Ngawi langsung melakukan olah TKP Kamis siang. Sejumlah barang bukti, termasuk kardus perangkat elektronik, turut diamankan untuk kepentingan penyelidikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, tidak butuh waktu lama anggota berhasil mengamankan tiga orang sebagai terduga pelaku.

Polisi masih mendalami modus serta motif para pelaku nekat membobol sekolah tersebut.

“Benar, tiga terduga pelaku berhasil diamankan.Saat ini penanganan lebih lanjut telah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ngawi,” tandasnya .

Baca juga: Kronologi Pencurian di SDN Siding Tuban, Maling Gergaji Teralis Gasak 3 Laptop

 

12 Chromebook Raib di SDN Madiun

Kasus pencurian yang menyasar sekolah SD sebelumnya juga terjadi di SDN Tiron 02 Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Selasa dini hari (17/2/2026).

Saksi Mata sekaligus Guru Sekolah Andri Al Hamid mengatakan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh penjaga sekolah, sekira jam 05.00 WIB.

“Saya dihubungi penjaga sekolah bahwa sekolah dibobol maling,” ujar Andri.

Menurutnya, pencuri masuk ke ruangan kepala sekolah dengan cara mencongkel salah satu jendela.

Sayangnya aksi tersebut tidak terekam Kamera CCTV.

“Kamera CCTV lagi trouble sejak 3 bulan lalu. Begitu kami cek ada beberapa barang yang hilang. Yaitu 12 Chromebook, satu laptop dan satu hardisk,” ungkapnya.

Jika ditotal, pihak sekolah mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Peristiwa pencurian ini telah dilaporkan ke aparat kepolisian.

“Sudah kami laporkan ke kepala sekolah dan guru-guru lainnya untuk merapat ke SD, lapor ke polsek terdekat dan juga lapor ke Dinas Pendidikan. Kerugian sekitar Rp 40 jutaan,” tandas Andri.

Terpisah, Kapolsek Nglames AKP Agustinus Dwi Cahyono, membenarkan adanya pelaporan kasus pencurian tersebut.

 



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.