TRIBUNPONTIANAK.CO.ID -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio merilis prakiraan cuaca wilayah Kalimantan Barat yang berlaku 3 hari kedepan mulai 28 Februari 2026 - 2 Maret 2026.
"Berikut kami sampaikan peringatan dini cuaca 3 hari kedepan yang berlaku tanggal 28 Februari 2026 s.d. 02 Maret 2026,"tulis akun BMKG Kalbar, Sabtu 28 Februari 2026.
Adapun dalam prediksi kondisi cuaca Sabtu 28 Februari 2026 nihil.
Sementara prediksi kondisi cuaca Minggu 1 Maret 2026 ada sejumlah wilayah di Kalbar waspada hujan sedang - lebat.
Diantaranya adalah wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Melawi dan Sintang.
Sementara untuk kondisi cuaca Senin 2 Maret 2026 juga nihil.
Baca juga: BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kalbar 27–29 Februari 2026, Sejumlah Wilayah Waspada Hujan Lebbat
Berikut prakiraan cuaca wilayah Kalbar khususnya besok Minggu 1 Maret 2026:
1.Sambas
Kabut/Asap
23–32 °C
62–99 persen
2. Mempawah
Berawan
23–32 °C
57–97 %
3. Sanggau
Berawan
23–32 °C
55–99 %
4. Ketapang
Berawan
22–34 °C
42–97 %
5. Sintang
Hujan Ringan
23–31 °C
67–99 %
6. Kapuas Hulu
Hujan Ringan
24–33 °C
58–99 %
7. Bengkayang
Berawan
22–32 °C
56–98 %
8. Landak
Berawan
23–32 °C
57–97 %
9. Sekadau
Berawan
24–32 °C
59–98 %
10 Melawi
Berawan
23–32 °C
56–96 %
11. Kayong Utara
Berawan
23–32 °C
59–97 %
12. Kubu Raya
Berawan
24–33 °C
55–98 %
13. Kota Pontianak
Berawan
23–32 °C
57–96 %
14. Kota Singkawang
Udara Kabur
22–32 °C
63–99 %
Sejumlah wilayah di Indonesia diperkirakan masih berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang pada 28 Februari–1 Maret 2026.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem di sejumlah daerah pada periode 23–26 Februari 2026.
“Hujan dengan intensitas ekstrem tercatat di Bali (216,9 mm/hari). Selain itu, hujan dengan intensitas sangat lebat juga tercatat di Sulawesi Selatan (146,5 mm/hari),” tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Sementara itu, di wilayah lainnya, hujan ringan hingga sedang masih mendominasi dengan intensitas yang bervariasi.
BMKG menjelaskan, peningkatan intensitas hujan dipengaruhi oleh kombinasi dinamika atmosfer.
Di antaranya pertemuan angin Monsun dari utara dengan angin baratan dari Samudera Hindia di wilayah Indonesia bagian selatan.
Kondisi tersebut diperkuat oleh aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO) fase 3 (Indian Ocean) yang terpantau di sebagian besar wilayah Indonesia, terutama bagian tengah hingga selatan.
Selain itu, gelombang ekuator seperti Gelombang Kelvin juga terpantau aktif dan turut berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan.
Lantas, wilayah mana saja yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang pada 28 Februari–1 Maret 2026?
Wilayah hujan lebat dan angin kencang pada 28 Februari-1 Maret 2026
Mengacu data yang dirilis BMKG dalam laporan "Peringatan Dini Cuaca Indonesia", berikut daftar wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang pada 28 Februari–1 Maret 2026:
1. Wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat:
2. Wilayah berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat:
3. Wilayah berpotensi angin kencang:
1. Wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat:
2. Wilayah berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat:
3. Wilayah berpotensi angin kencang: