Puluhan Mahasiswa Unsika Disebar ke Desa Pelosok untuk Bantu Transformasi Digital
Joseph Wesly February 28, 2026 03:50 PM

 

Laporan Muhammad Azzam

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG- Puluhan mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) disebar ke desa-desa pelosok untuk membantu transformasi digital.

Rektor Unsika Ade Maman mengatakan transformasi digital jangan hanya menyasar wilayah perkotaan atau industri tapi juga harus masuk kepedesaan. Penguatan digitalisasi justru harus dimulai dari desa.

"Maka Unsika menerjunkan mahasiswanya ke peloksok desa untuk melakukan penguatan digitalisasi," kata Ade pada Sabtu (28/2/2026).

Ia melanjutkan, sebanyak 35 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komputer atau Fasilkom dikirim kedesa dalam Program Magang Berdampak Unsika.

Program ini untuk mempercepat tranformasi digital di desa secara terukur dan berkelanjutan.

Menurut Ade Maman keterlibatan mahasiswa di desa menjadi bagian penting pembangunan berbasis kolaborasi sekaligus selaras dengan kebijakan nasional pendidikan tinggi.

Melalui program Magang Berdampak mahasiswa belajar langsung dari masyarakat dan sekaligus membantu membangun tata kelola desa yang berbasis data dan tehnologi.

Ade Maman mengatakan mahasiswa tidak sendirian masuk ke peloksok desa. Sejumlah relawan TIK dari Jawa Barat ikut dalam Program Berdampak ini turun kedesa - desa mempercepat tranformasi digital desa.

"Sementara kami hadir di 16 desa peloksok. Setiap desa akan ada 2 mahasiswa didampingi satu dosen pembimbing.” katanya.

Menurut Ade Maman mahasiswa tidak hanya melakukan observasi tapi juga menghasilkan sistem yang dapat dimanfaatkan desa.

Salah satu kegiatan utamnya yaitu pemetaan Indeks Digital Masyarakat (IDM), digitalisasi profil dan potensi desa serta pengembangan dan pemeliharaan website desa dengan domain desa.id.  

Selain itu selama di desa mahasiswa juga melakukan pendataan potensi UMKM desa, membantu digitalisasi promosi produk lokal hingga menginisiasi perpustakaan desa berbasis digital. Literasi digital bagi masyarakat turut diberikan mencakup kecakapan digital, etika digital, budaya digital serta keamanan digital.

"Tentu kami berpesan agar mahasiswa bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan benar-benar memiliki dampak positif bagi desa," kata Rektor.  (MAZ)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.