Hansi Flick Gusar Pemain Terbaiknya Cedera, Barcelona Tanpa Frenkie De Jong Melawan Villarreal
Garudea Prabawati February 28, 2026 03:56 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Hansi Flick mengalami pukulan yang cukup telak dari skuadnya, sang kapten Frenkie De Jong mengalami cedera hamstring di periode krusial akhir musim.

Pemain berusia 28 tahun asal Belanda tersebut dilaporkan mengalami cedera hamstring saat sesi latihan tim.

Dia akan menepi untuk menjalani rehabilitasi dan pemulihan sekitar enam pekan dan diperkirakan tampil pada pertengahan April mendatang.

Jika sesuai dengan perkiraan, Frenkie De Jong dapat melewatkan delapan pertandingan Barcelona di semua kompetisi.

Baik di semifinal Copa del rey yang tertinggal dengan agregat 4-0, dan dua laga melawan Newcastle di Liga Champions.

Cederanya Frenkie menjadi pukulan bagi Hansi Flick karena performanya di lapangan.

Dia adalah salah satu pemain paling konsisten di Barcelona sepanjang perjalanan di musim ini.

Namun, Hansi Flick tetap yakin dengan pemain lainnya dapat menggantikan peran Frenkie yang absen karena cedera.

Ia juga akan memiliki opsi untuk memainkan taktik tertentu sesuai dengan kualitas tim untuk membantu mengatasi kehilangan salah satu pemain terbaik yang ada di dalam tim.

"Kami tidak suka ketika seorang pemain tidak bisa bermain, terutama pemain sekaliber Frenkie," beber Hansi Flick, dikutip dari Barca Blaugrana.

"Ini bukan masa yang mudah, tetapi ini memberi kami kesempatan bagi pemain lain untuk bermain. Saya fokus pada hal positif," tambahnya.

"Semua tim memiliki masalah dan itulah yang harus kita atasi. Kami memiliki banyak pemain berkualitas dalam tim yang siap untuk dimainkan," jelasnya.

Di sisi lain, Barcelona akan diperkuat oleh Pedri yang kabarnya telah bugar pasca-cedera hamstring sejak Januari lalu.

Penampilan Frenkie de Jong saat laga UEFA Champions League FC Barcelona vs Benfica di Camp Nou Stadium, 23 November 2021. (Xavier Bonilla/NurPhoto/AFP)

Preview Barcelona vs Villarreal

Jangan salah, tim Kapal Selam Kuning, Villarreal patut diperhitungkan dalam persiangan gelar juara Liga Spanyol musim ini.

Meskipun berada di peringkat 3, Villarreal hanya sleisih 10 poin dengan Barcelona di puncak, dan 9 poin dari Real Madrid.

Pada periode awal tahun 2026, Januari, Villarreal sempat inkonsisten, namun kini berada dalam kondisi lebih baik untuk mengamankan peringkat 3 besar dari Atletico Madrid.

Pada Februari 2026, Villarreal telah memenangkan tiga dari empat pertandingan, dan tampak seperti tim yang melaju pada awal-awal musim ini.

Pertemuan pertama Villarreal melawan Barcelona musim ini diselimuti keberuntungan bagi Blaugrana.

Bagaimana tidak, lini pertahanan Barcelona berulang kali melakukan kesalahan yang bisa berdampak gol.

Untuknya, finishing yang jauh dari kata efektif dari Villarreal membuat mereka tidak mampu mencetak gol dalam 30 menit awal babak pertama.

Jika efisien, Barcelona bisa saja kebobolan tiga sampai empat gol.

Tapi untungnya, penampilan anak asuh Hansi Flick lebih baik di babak kedua dan mencetak dua gol di kandang lawan.

Menurut Barca Blaugrana, Barcelona akan kacau bila kehilangan kendali permainan atau penguasaan bola.

Hal itu terjadi saat melawan Atletico Madrid dan Girona yang hasilnya berupa kekalahan.

Setelah dua kekalahan beruntun itu, performa dan catatan penguasaan bola Barcelona lebih baik saat menghadapi Levante yang berujung dengan kemenangan.

Performa itulah yang harus dipertahankan oleh Blaugrana saat melawan Villarreal malam ini.

Bermain dengan formasi 4-4-2 yang ketat dan sangat terorganisir sehingga dapat melakukan pressing tinggi. Tetapi juga turut membantu pertahanan dan melakukan serangan balik dengan kecepatan dan efiensi dalam finishing.

Barcelona membutuhkan banyak penguasaan bola untuk emnghasilkan peluang dan mencetak gol.

Satu hal lagi, para pemain harus sadar betapa pentingnya tiga poin di laga nanti dalam persaingan gelar juara dari Real Madrid.

(Tribunnews.com/Sina)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.