Tradisi Berbagi di Bulan Ramadhan, Ade Erlanda dan Nur Apriyanti: Kami Bahagia Melihat Senyum Mereka
Suci Rahayu PK February 28, 2026 04:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, Jambi – Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momentum emas untuk melipatgandakan kebaikan. Hal inilah yang dipegang teguh oleh pasangan Ade Erlanda dan Nur Apriyanti.

Melalui aksi nyata di lapangan, keduanya konsisten menjalankan tradisi berbagi demi menebar kebahagiaan bagi sesama yang membutuhkan.

Tahun ini, aksi berbagi yang mereka lakukan menyasar warga kurang mampu dan anak yatim piatu yang jumlahnya mencapai 2.000 orang. Bagi Ade dan Yanti, Ramadhan bukan sekadar tentang menahan lapar dan dahaga, melainkan tentang mengasah empati dan mempererat tali silaturahmi melalui tangan di atas.

RAMADHAN - Pasangan Ade Erlanda dan Nur Apriyanti berbagi dan menebar kebahagiaan bagi sesama. Tahun ini, aksi berbagi yang mereka lakukan menyasar warga kurang mampu dan anak yatim piatu yang jumlahnya mencapai 2.000 orang.
RAMADHAN - Pasangan Ade Erlanda dan Nur Apriyanti berbagi dan menebar kebahagiaan bagi sesama. Tahun ini, aksi berbagi yang mereka lakukan menyasar warga kurang mampu dan anak yatim piatu yang jumlahnya mencapai 2.000 orang. (Ist/Dok pribadi)

Saat ditemui di sela-sela kegiatan pembagian santunan serta takjil, pada Jum'at, (27/2/2026), Ade Erlanda mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas rezeki yang mereka terima sepanjang tahun.

"Berbagi di bulan Ramadhan itu rasanya beda. Ada ketenangan batin yang tidak bisa dibeli dengan uang. Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang kurang beruntung juga bisa merasakan nikmatnya berbuka dengan layak," ujar Ade Erlanda.

Nur Apriyanti menambahkan bahwa motivasi terbesar mereka adalah dampak emosional yang dirasakan saat berinteraksi langsung dengan penerima manfaat. Kelelahan mempersiapkan ratusan paket bantuan seolah sirna begitu melihat gurat kebahagiaan di wajah warga.

Baca juga: Cara Daftar Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Ada Program Dalam dan Luar Negeri

Baca juga: Update Pemulangan WNI di Kamboja, 35 Orang Dipulangkan ke Tanah Air

"Melihat mereka tersenyum saat menerima bantuan, itu sudah lebih dari cukup bagi kami. Kami sangat bahagia melihat senyum mereka. Itulah energi yang membuat kami ingin terus melakukan ini setiap tahun,"kata Nur Apriyanti dengan penuh haru.

Aksi yang dilakukan Ade dan Nur diharapkan dapat memicu semangat kepedulian di tengah masyarakat. Mereka percaya bahwa sekecil apa pun bantuan yang diberikan, jika dilakukan dengan ikhlas, akan membawa dampak besar bagi kehidupan orang lain.

Tradisi berbagi ini rencananya akan terus berlanjut hingga mendekati hari raya Idul Fitri, dengan harapan semakin banyak tangan yang terulur untuk membantu meringankan beban sesama di bulan yang penuh berkah ini. (adv)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Resep Bolu Kojo, Tekstur Lembut dan Aroma Pandan Kuat

Baca juga: Pengurus Masjid Raya Magat Sari Sediakan Ratusan Porsi Buka Puasa

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.