Menlu AS Marco Rubio Resmi Lontarkan Desakan agar Semua Warga Amerika Segera Pergi Meninggalkan Iran
Hadiyya QurrataAyyuun February 28, 2026 06:11 PM

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengumumkan bahwa Iran secara resmi telah ditetapkan sebagai "Negara Pendukung Penahanan Tidak Sah".

Juga melontarkan desakan agar semua warga Amerika yang saat ini tinggal, untuk "segera" meninggalkan negara Iran.

Mengutip RT.com pada (28/2), pernyataan ini dilontarkan Rubio pada Jumat (27/2/2026).

Lebih tepatnya, Marco Rubio menyatakan bahwa tidak ada warga Amerika yang seharusnya bepergian ke Iran dengan alasan apa pun.

Serta kembali menyerukan agar warga AS yang saat ini berada di Iran segera meninggalkan negara tersebut.

“Tidak seorang pun warga Amerika boleh bepergian ke Iran dengan alasan apa pun. Kami kembali menyerukan kepada warga Amerika yang saat ini berada di Iran untuk segera meninggalkan negara itu,” kata Rubio .

Lebih dari itu, ia juga memperingatkan bahwa tindakan lebih lanjut dapat menyusul.

Termasuk potensi pembatasan penggunaan paspor AS untuk perjalanan ke atau melalui Iran.

Sementara itu, pejabat AS menyebut langkah tersebut sebagai respons atas keluhan lama sejak krisis sandera 1979.

Namun para kritikus menilai waktunya berkaitan dengan meningkatnya tekanan terhadap Iran soal program nuklir dan potensi aksi militer jika negosiasi gagal.

Adapun, peringatan itu muncul saat Presiden AS Donald Trump menyatakan pesimisme terhadap perundingan.

Juga menegaskan tidak akan menerima kesepakatan yang mengizinkan pengayaan uranium, karena menilai Iran tidak melangkah cukup jauh dalam negosiasi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.