BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – Kabar gembira bagi putra-putri daerah di Bumi Bersujud yang sedang mencari peluang mengasah keahlian kerja.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) kembali membuka pendaftaran pelatihan kerja gratis.
Program yang dilaksanakan oleh UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) ini menawarkan tiga jenis pelatihan unggulan untuk masyarakat.
Peserta dapat memilih bidang otomotif sepeda motor, tata boga khususnya pembuatan roti, hingga teknik instalasi listrik rumah tangga.
Menariknya, Pendaftaran yang semula dibuka dari 25 hingga 27 Februari 2026, kini resmi diperpanjang sampai akhir Februari 2026.
Keputusan ini diambil lantaran kuota peserta untuk beberapa kelas pelatihan tersebut diketahui masih belum terpenuhi sepenuhnya.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Kepala Disnakertrans Kadri Mandar, mengonfirmasi perpanjangan waktu tersebut pada Jumat (27/2/2026).
“Kemungkinan besar pendaftaran pelatihan ini masih dibuka hingga akhir bulan, karena kuota masih tersedia," ujar Kadri Mandar kepada wartawan.
Ia pun mengajak masyarakat yang berminat untuk segera mendaftarkan diri sebelum batas waktu pendaftaran berakhir.
"Bagi yang ingin mendaftar bisa langsung ke kantor Disnakertrans di Gunung Tinggi atau ke BLK yang berada di Pagatan,” tambahnya.
Sesuai jadwal, rangkaian pelatihan ini akan mulai dilaksanakan secara serentak pada 3 Maret 2026 mendatang.
Rencananya, pembukaan pelatihan akan dilakukan secara nasional oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Kadri menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus menekan angka pengangguran.
Berdasarkan data BPS, tingkat pengangguran di Tanah Bumbu memang menunjukkan tren penurunan yang sangat positif.
Pada tahun 2024, angka pengangguran tercatat sebesar 6,37 persen, kemudian turun menjadi 6,02 persen pada tahun 2025.
Capaian ini menempatkan Tanah Bumbu sebagai salah satu daerah dengan penurunan angka pengangguran tertinggi di Kalimantan Selatan.
Melalui program ini, pemerintah daerah berharap lahir tenaga kerja terampil yang siap bersaing di dunia industri. (AOL)