Ditemukan Makam Elite dari Abad 14 SM di Siprus, Banyak Barang Mewah Impor
GH News February 28, 2026 08:10 PM
Jakarta -

Para arkeolog menemukan makam elite di situs Hala Sultan Tekke, Siprus yang diperkirakan dari abad ke-14 SM. Banyak barang mewah impor ditemukan di makam itu. Menunjukkan perdangan ekspor-impor yang sudah maju.

Hala Sultan Tekke adalah pusat kota yang berkembang pesat yang meliputi setidaknya 25 hektar, didirikan sekitar tahun 1650-1630 SM selama transisi dari Zaman Perunggu Tengah ke Zaman Perunggu Akhir. Kota ini berkembang pesat selama hampir 500 tahun sebelum kehancuran dan ditinggalkan sekitar tahun 1150 SM, muncul sebagai salah satu pusat terpenting di Mediterania timur selama masa kejayaannya.

Bukti Persimpangan Dunia Zaman Perunggu

Makam-makam tersebut menghasilkan berbagai temuan luar biasa, termasuk tembikar lokal yang dibuat dengan sangat baik, peralatan, dan perhiasan pribadi. Temuan mencolok adalah keragaman barang mewah impor, yang menggarisbawahi peran Hala Sultan Tekke dalam jaringan perdagangan jarak jauh, demikian dilansir dari situs berita Siprus, KNEWS.

Keramik tiba dari daratan Yunani, terutama Berbati dan Tiryns, serta dari Kreta dan pulau-pulau Aegea lainnya. Dari Mesir datang benda-benda gading dan bejana yang diukir dari kalsit (alabaster) berkualitas tinggi. Hubungan yang lebih jauh lagi dibuktikan oleh lapis lazuli dari tambang Sar-i-Sang di Afghanistan, karnelian dari Gujarat di India, dan amber dari wilayah Baltik, beberapa di antaranya dibentuk menjadi manik-manik dan bahkan kumbang. Bahan-bahan eksotis ini kemungkinan besar mencapai Siprus melalui jalur perdagangan yang kompleks yang melibatkan perantara Mikenai Yunani, Mesir, dan Mesopotamia.

Tembikar dari budaya Nuragik Sardinia semakin menegaskan hubungan yang luas ini dan selaras dengan bukti sebelumnya bahwa batangan tembaga kulit sapi Siprus diekspor ke Sardinia, menyoroti peran sentral Siprus dalam perdagangan Mediterania Zaman Perunggu.

Siprus Kuno Bertumpu pada Produksi Tembaga

Kemakmuran kota ini sebagian besar bertumpu pada produksi tembaga. Tumpukan terak, tungku, wadah peleburan, dan fragmen bijih menunjukkan metalurgi intra-kota yang intensif. Tembaga yang ditambang di Pegunungan Troodos diproses secara lokal dan dikirim melalui pelabuhan terlindung Hala Sultan Tekke, menarik pedagang dari seluruh Mediterania antara pertengahan abad ke-15 dan akhir abad ke-13 SM.

Makam-makam itu sendiri menawarkan wawasan langka tentang organisasi sosial dan kehidupan keluarga. Bukti stratigrafi menunjukkan bahwa makam-makam tersebut digunakan kembali selama beberapa generasi, dengan sisa-sisa jenazah sebelumnya diatur ulang dengan hati-hati untuk mengakomodasi penguburan baru.

Praktik ini mencerminkan ikatan kekerabatan yang kuat dan rasa kesinambungan keluarga. Penggunaan makam dalam jangka panjang juga telah menciptakan urutan stratigrafi yang jelas, yang sangat berharga untuk menyempurnakan kronologi situs melalui barang-barang kuburan yang terkait seperti tembikar.

Analisis awal menunjukkan bahwa individu dari segala usia dimakamkan di makam-makam tersebut, mulai dari bayi baru lahir hingga dewasa, dengan sedikit yang hidup lebih dari 40 tahun, sesuai dengan angka harapan hidup yang rendah pada periode tersebut. Studi yang sedang berlangsung, termasuk analisis DNA kuno, diharapkan dapat memberikan penjelasan lebih lanjut tentang pola kekerabatan, kesehatan, dan kehidupan sehari-hari di kota tersebut.

Menurut Departemen Kepurbakalan Siprus, penemuan-penemuan tersebut sekali lagi menegaskan status Hala Sultan Tekke sebagai pusat ekonomi dan budaya utama pada Zaman Perunggu Akhir. Kekayaan kumpulan artefak makam menunjukkan bahwa artefak tersebut milik keluarga elit yang terlibat erat dalam ekspor tembaga dan perdagangan internasional. Variasi barang impor antar makam bahkan dapat menunjukkan peran perdagangan khusus atau keberadaan komunitas imigran di kota pelabuhan kosmopolitan ini.

Penggalian yang dilakukan pada Mei dan Juni 2025, dipimpin oleh Profesor Peter M. Fischer dari Universitas Gothenburg yang memimpin tim spesialis lokal dan internasional. Pekerjaan difokuskan pada Area A pemakaman, dipandu oleh survei geofisika sebelumnya dan temuan permukaan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.