Sistem Blacklist KAI Commuter Berhasil Deteksi Terduga Pelaku Pelecehan di KRL
Satrio Sarwo Trengginas February 28, 2026 08:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM -  PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) berhasil mengamankan terduga pelaku pelecehan seksual di rangkaian Commuter Line setelah sistem keamanan internal mendeteksi keberadaannya di area stasiun.

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan penindakan dilakukan setelah korban melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pada Minggu (22/2/2026).

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan penelusuran melalui sistem CCTV Analytic berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan korban.

"Setelahnya kami melakukan konfirmasi kepada korban untuk kesesuaian terduga pelaku, agar selanjutnya dimasukkan ke dalam daftar cekal (blacklist)," ujar Leza dalam keterangan resminya, Sabtu (28/2/2026) dikutip dari Kompas.com. 

Menurutnya, sistem keamanan kemudian memberikan notifikasi saat terduga pelaku kembali memasuki area stasiun dan naik Commuter Line pada Jumat (27/2/2026).

Petugas yang menerima informasi tersebut langsung berkoordinasi di lapangan.

"Petugas terkait langsung melakukan koordinasi di lapangan untuk segera mengamankan pelaku tersebut dan membawanya ke Stasiun Bojonggede untuk dilakukan pemeriksaan awal," ungkapnya.

Setelah pemeriksaan dan menghadirkan korban untuk konfirmasi, KAI Commuter mendampingi korban membuat laporan resmi dan menyerahkan terduga pelaku ke Polres Depok guna proses hukum lebih lanjut.

Leza menegaskan KAI Commuter akan memberikan pendampingan kepada korban, baik secara hukum maupun psikologis. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami korban.

"KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna untuk peduli pada situasi sekitar saat menggunakan Commuter Line, berani bertindak dan speak up atau melaporkan segala bentuk pelecehan seksual kepada petugas, melalui call center 021-121 maupun media sosial resmi KAI Commuter," imbuhnya. 

Dalam video yang beredar di media sosial, wanita tersebut mengaku kepada petugas bahwa dirinya baru saja mengalami pelecehan saat berada di dalam KRL.

Wanita itu bercerita bahwa awalnya ia menaiki Commuter Line dari Stasiun Manggarai dengan tujuan Bogor.

Saat berada di dalam gerbong KRL, seorang pria diduga menempelkan alat kelaminnya ke tubuhnya dari arah belakang.

"Dia (pelaku) bilang, 'Mbak tadi saya gesekin ke Mbaknya. Mbaknya marah enggak ya'. Kayak gitu bilang ke saya," ungkap wanita itu dalam video yang beredar.

Berita terkait

  • Baca juga: Kasus Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing, FPTI Copot Sementara Pelatih Kepala
  • Baca juga: Bocah SD di Jaktim Diduga Lakukan Pelecehan Sesama Jenis, Korbannya Anak PAUD hingga Disabilitas
  • Baca juga: Dokter Tirta Bongkar Info A1 Soal Mohan Hazian: Ada Chat Permintaan Maaf Atas Dugaan Pelecehan

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.