Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo
POS-KUPANG.COM, MAUMERE- Sebanyak 35 siswa SMA dari 11 sekolah di Maumere dan satu sekolah dari Flores Timur dipastikan ambil bagian dalam ajang English Speech Competition yang digelar dalam rangkaian Bali Nusra Education Fair 2026.
Kegiatan ini akan berlangsung pada 3–4 Maret 2026 di Kherubim Convention Hall, Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ajang ini menjadi ruang unjuk kemampuan sekaligus pembinaan karakter bagi para pelajar.
Dalam technical meeting bersama guru pendamping peserta pada Sabtu (28/2/2026), Manajer Bisnis Tribun Flores, Nuke Maromon, menegaskan, lomba pidato bahasa Inggris ini tidak sekadar kompetisi.
“Melalui lomba ini, kami ingin mendorong siswa berani menyampaikan gagasan kritis dalam bahasa Inggris, terutama terkait isu-isu penting di NTT,” ujarnya.
Baca juga: Joy Bertha Magderia Kiuk Raih Juara 1 English Speech Competition Bali Nusra Education Fair 2026
Ia menjelaskan, sistem penilaian kompetisi mengacu pada lima aspek utama dengan rentang nilai 1 hingga 10, yakni tata bahasa (grammar), pelafalan (pronunciation), penyampaian isi atau kesesuaian tema, kelancaran berbicara (fluency), serta kepercayaan diri dan penguasaan panggung.
Peserta dengan akumulasi nilai tertinggi dari kelima aspek tersebut akan ditetapkan sebagai pemenang.
Adapun tema yang diangkat dalam kompetisi ini mencerminkan isu-isu strategis di daerah, yakni: Memutus Rantai: Mengakhiri Perdagangan Orang di NTT, Literasi dan Warisan: Memberdayakan Migran Melalui Pendidikan, serta Menuai Harapan di Kampung Halaman: Menciptakan Peluang di NTT.
Selain lomba pidato, Bali Nusra Education Fair 2026 juga diramaikan pameran pendidikan dari berbagai perguruan tinggi yang menghadirkan informasi program studi, jalur masuk, hingga peluang beasiswa.
Kegiatan ini turut menghadirkan try out UTBK-SNBT 2026 Ilmupedia Telkomsel sebagai sarana latihan bagi siswa kelas XII dalam mempersiapkan diri menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi negeri.
Baca juga: SMA Kristen Citra Bangsa Kupang Utus Tiga Siswa di English Speech Competition
Menurut Nuke, rangkaian kegiatan tersebut diharapkan memberi manfaat menyeluruh bagi pelajar.
“Kami ingin siswa tidak hanya berkompetisi, tetapi juga mendapatkan akses informasi pendidikan tinggi dan kesempatan mengukur kesiapan mereka menghadapi UTBK,” katanya.
Sejumlah perguruan tinggi yang ambil bagian dalam pameran pendidikan antara lain Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa di Kabupaten Ngada, dan sejumlah universitas di Kabupaten Sikka diantaranya Universitas Nusa Nipa Maumere, Universitas Bali Internasional, Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero, Sekolah Tinggi Kesehatan St Elisabeth Keuskupan Maumere, Politeknik Cristo Re Maumere, Universitas Muhammadiyah Maumere, serta Universitas Katolik Indonesia St. Paulus Ruteng di Kabupaten Manggarai.
Adapun sekolah-sekolah peserta berasal dari SMAS Katolik Frateran Podor Larantuka, SMAS Katolik Frater Maumere, SMA Negeri 1 Maumere, SMA Negeri 2 Maumere, SMK Negeri 3 Maumere, SMA Negeri 1 Nita, SMAS Katolik St. Jhon Paul II Maumere, SMAS Katolik Bhaktyarsa Maumere, SMAS Katolik St. Gabriel Maumere, SM Agama Katolik St. Maria Monte Carmelo Maumere, serta SMAS Seminari Bunda Segala Bangsa Maumere.
Kegiatan ini turut didukung berbagai pihak, antara lain KSP Kopdit Obor Mas Maumere, Kredi One, Telkomsel wilayah Maumere, Bank Negara Indonesia Maumere, Suzuki Maumere, Servvo, Adira Finance Maumere, EDSA Catering, Gramedia Maumere, Ketua DPRD Sikka, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere, serta Ewiti.
Bali Nusra Education Fair 2026 diharapkan menjadi wadah strategis bagi pelajar di Kabupaten Sikka dan Flores Timur untuk mengasah kemampuan berbahasa Inggris, memperluas wawasan pendidikan tinggi, serta merencanakan masa depan secara lebih matang dan terarah. (Bet)