Serangan Balasan Iran ke Israel, Warga Diserukan Masuk Bunker, Alarm Tak Kunjung Berhenti
M.Risman Noor February 28, 2026 10:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Balasan serangan Iran membuat Israel cukup khawatir dan memerintahkan warganya untuk masuk bunker.

Raungan sirine yang mengingatkan warga Israel terus dinyalakan.

Serangan Israel membuat amarah Iran dan semakin membuat panas Timur Tengah.

Israel juga menetapkan siaga 1 bagi warganya atas serangan balasan Iran.

Baca juga: Tapin Berbenah Keluar dari Zona Merah Pengelolaan Sampah 2026, Pemilahan Sampah Jadi Andalan

Baca juga: Israel Serang Iran, IRGC Lakukan Balasan, Membuat Sirine Meraung-raung di Tel Aviv

Langit Israel mendadak berubah menjadi zona kecemasan pada Sabtu (28/2/2026) pasca serangan rudal ke Iran. 


Suara raungan sirene tanda bahaya membelah kesunyian di berbagai kota, memaksa jutaan warga meninggalkan aktivitas mereka dan bergegas masuk ke dalam bunker perlindungan.

Situasi di Timur Tengah kini berada di titik nadir setelah militer Israel meluncurkan serangkaian rudal pencegahan (preventive missiles) untuk menghalau potensi serangan masif dari Iran.

Langkah drastis ini diambil sebagai upaya proaktif pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk mematahkan serangan balasan Teheran yang diprediksi akan segera menghujam jantung pemukiman sipil.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengonfirmasi bahwa aktivasi sistem pertahanan ini adalah bagian dari strategi "payung udara".

"Peluncuran rudal pencegahan dilakukan sebagai strategi 'payung udara' untuk menetralisir ancaman sebelum memasuki zona pemukiman sipil," tegas Katz, menggambarkan betapa kritisnya ancaman keamanan yang dihadapi saat ini.

Baca juga: Bidpropam Polda Kalsel Sosialisasikan QR Code Yanduan Divpropam Polri, Cara Mudah Sampaikan Laporan


Sirene yang Tak Berhenti Menjerit

Melansir laporan Reuters, militer Israel tidak hanya mengandalkan kekuatan teknologi Iron Dome dan rudal pencegat, tetapi juga mengaktifkan protokol peringatan dini secara preventif.

Di berbagai wilayah, warga hanya memiliki waktu hitungan detik untuk mencapai ruang bawah tanah saat alarm serangan udara mulai meraung.

Pemerintah Israel memperkirakan bahwa eskalasi ini merupakan respons langsung Iran terhadap ketegangan yang terus memuncak di kawasan.

Pembunyian sirene darurat ini dilakukan guna memastikan kesiapan total warga menghadapi kemungkinan hujan rudal dan drone yang diprediksi akan meluncur dalam waktu singkat.

Israel Deklarasikan Status Darurat Usai Serangan Iran
Israel resmi mendeklarasikan status darurat nasional setelah melancarkan serangkaian serangan udara “preventif” ke sejumlah target di Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Pengumuman itu dirilis langsung oleh Otoritas pertahanan Israel, dalam pernyataan resminya militer Israel menegaskan bahwa status darurat nasional telah diberlakukan.

Baca juga: Beraksi Bobol Rumah Advokat Kondang di Banjarmasin, Pencuri Gasak HP dan Uang Tunai Rp15 Juta

 

Serangan rudal Iran membuat sirine meraung-raung di Tel Aviv dan seluruh Israel bagian tengah. 

Warga Israel langsung berlarian menuju tempat aman. 

Militer Israel mengonfirmasi serangan balasan dari Iran. 

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan sistem pertahanan udara berupaya mencegat rudal-rudal tersebut. 

Dilaporkan beberapa rentetan rudal ditembakkan ke Israel dari wilayah Lebanon. 

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) buka suara terkait serangan tresebut. 

IRGC mengumumkan bahwa mereka telah memulai gelombang pertama serangan besar-besaran. 

Pihaknya mengklaim serangan itu sebagai tanggapan terhadap agresi musuh terhadap Republik Islam Iran. 

Sementara beredar di media sosial rekaman yang memperlihatkan wilayah Israel diselimuti asap hitam pekat. 

Dinarasikan wilayah Holon terkena serangan rudal dan drone balasan dari Iran. 

Meski begitu hingga saat ini dilaporkan tidak ada korban jiwa akibat serangan Teheran. 

Warga Israel langsung lari berhamburan menyelamatkan diri ke tempat aman.

Sementara Israel menyatakan status darurat seusai menyerang Iran.

(tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.