Laporan Wartawan TribunJatim.com, Taufiqur Rochman
TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN – Raut wajah lesu tak bisa disembunyikan Mujaroh saat menatap puing-puing kandang ayam miliknya yang kini rata dengan tanah di Desa Pojoksari, Kecamatan Sukomoro, Magetan.
Bangunan semi permanen berukuran 9x39 meter yang telah berdiri selama lima tahun itu hangus terbakar tepat ketika warga tengah bersiap menyantap sahur, Sabtu (28/2/2026) dini hari.
Peristiwa ini terasa sangat memukul batinnya, sebab 4 ribu bibit ayam potong baru saja dimasukkan ke dalam kandang delapan hari yang lalu.
Harapan untuk meraup untung dari hasil panen mendatang sirna dalam sekejap bersama kobaran api.
Mujaroh menceritakan bahwa dirinya sempat mengecek kondisi kandang pada pukul 01.00 WIB dini hari sebelum memutuskan untuk beristirahat sejenak.
Baca juga: Jelang Sahur, Kandang Ayam di Magetan Terbakar, Kerugian Mencapai Rp 500 Juta
Namun, belum lama memejamkan mata, ia dikejutkan oleh kobaran api di area kandang.
"Baru delapan hari ayamnya. Padahal kandang ini sudah lima tahun berdiri."
Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Jalan Ponorogo–Magetan, 4 Kendaraan Terlibat, Arus Sempat Macet
"Tadi malam jam 1 saya masih di sini (cek kandang), terus pulang tidur. Pas mau sahur malah dikabari kandang kebakaran," ujar Mujaroh dengan nada lemas.
Selain kehilangan seluruh bibit ayam yang menjadi tumpuan ekonominya, Mujaroh juga harus merelakan satu unit sepeda motor miliknya yang ikut terpanggang api karena tidak sempat diselamatkan.
Api yang diduga berasal dari korsleting listrik atau alat pemanas kandang tersebut baru berhasil dipadamkan total pada pukul 05.30 WIB setelah armada Damkar dikerahkan ke lokasi.
Kini, yang tersisa hanyalah tiang-tiang kayu yang menghitam.
Bagi Mujaroh, musibah ini bukan sekadar kehilangan materi, melainkan kehilangan mata pencaharian yang telah ia rintis bertahun-tahun dalam sekejap mata.