Donald Trump Klaim Ali Khamenei Tewas, Foto Jenazah Pimpinan Tertinggi Iran Disebut Telah Ditemukan
Moch Krisna March 01, 2026 09:32 AM

 





TRIBUNSUMSEL.COM --
Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dikabarkan tewas dalam serangan gabungan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel pada sabtu (28/2/2026).

Klaim tersebut disampaikan langsung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump melansir dari Tribunnews.com.

"Ini bukan hanya keadilan bagi rakyat Iran, tetapi juga bagi seluruh rakyat Amerika yang hebat,” tulis Trump dalam unggahannya.

Khamenei yang kini berusia 86 tahun telah memimpin Iran sejak 1989 sebagai otoritas politik dan keagamaan tertinggi negara tersebut. Ia juga menjadi figur sentral dalam strategi militer Iran.

 Sebelumnya, Trump menanggapi laporan, Khamenei tewas dalam serangan udara dengan mengatakan, 'Kami merasa itu adalah cerita yang benar.'

Ia menambahkan bahwa 'sebagian besar' pimpinan senior Iran telah tiada.

"Orang-orang yang membuat semua keputusan, sebagian besar dari mereka sudah tidak ada," ujarnya, dikutip dari NBC News.

Sementara itu, seorang pejabat Israel mengatakan, Israel '99 persen yakin' Ali Khamenei tewas dalam serangan.

Senada, pejabat senior Amerika Serikat yang mengetahui persoalan tersebut menyebut, AS meyakini Khamenei telah meninggal berdasarkan komunikasi dari pejabat Israel.

 Pejabat senior lain yang mendapat pengarahan terkait operasi militer dan intelijen terkini mengatakan, Khamenei 'hampir pasti tewas'.

Mereka juga melaporkan, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu telah diperlihatkan bukti, termasuk foto jenazah Khamenei yang disebut ditemukan dari reruntuhan bangunan.

 

Bantahan Pejabat Iran

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi sebelumnya membantah kabar kematian Ayatollah Ali Khamenei dan menyatakan, ia masih hidup 'sejauh yang saya tahu.'

Dalam sebuah wawancara dengan NBC News, Araghchi juga mengatakan dua komandan telah tewas, tetapi pejabat senior rezim lainnya selamat, termasuk kepala lembaga peradilan dan ketua parlemen.

"Semua pejabat tinggi masih hidup. Jadi semua orang saat ini berada di posisinya masing-masing, dan kami menangani situasi ini, semuanya baik-baik saja," tegasnya.

Berbicara langsung dari Teheran, Araghchi juga mengkritik AS dan Israel karena melancarkan serangan di tengah berlangsungnya negosiasi nuklir.

Hal senada juga disampaikan media pro-pemerintah Iran yang membantah rumor kematian Khamenei, tanpa memberikan informasi konkret mengenai kondisi kesehatan atau keberadaannya.

Penyiaran negara Iran, IRIB, mengutip sumber yang dekat dengan kantor Khamenei yang menyatakan bahwa ia 'memimpin situasi dengan tegas'.

Menurut Tasnim, Khamenei tetap aktif mengawasi keputusan militer dan politik di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan. (NBC News)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.