BANJARMASINPOST.CO.ID - Turnamen badminton paling bergengsi di dunia, All England 2026, mulai bergulir Selasa (3/3/2026) besok hingga Minggu (8/3/2026).
Indonesia mengirim 24 pemain di semua nomor, meliputi tunggal putra/putri, ganda putra/putri dan ganda campuran.
Event kategori BWF World Tour Super 1000 ini akan disiarkan iNews TV dan MNCTV serta TV online Vision+ (RCTI Grup) mulai pukul 16.00 WIB.
Baca juga: Daftar Wakil Indonesia di Ajang Badminton All England 2026, Anthony Ginting Tak Bisa Tampil
Dari 2 lusin pemain wakil Merah Putih, 11 di antara akan jalani debut atau tampil untuk kali pertama di ajang yang digelar Utilita Arena di Kota Birmingham, Inggris itu.
Mereka adalah Alwi Farhan, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Rahmat Hidayat (duet dengan M Rian Ardianto), Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Meilysa Trias Puspitasari (bersama Febriana Dwipuji Kusuma).
Kemudian pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Pasaribu serta Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.
Para debutan itu akan melengkapi pemain senior; Jonatan Christie, Putri Kusuma Wardani, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Sabar Karyawan Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani,
dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
Dengan kekuatan itu, PBSI menargetkan minimal 1 gelar juara dibawa pulang pemain Indonesia dari turnamen yang digelar sejak 1899 tersebut.
Target yang realistis, mengingat persaingan bakal sangat ketat karena melibatkan para pemian terbaik dunia.
Selain itu, juga bercermin pada pencapaian Indonesia pada tiga penyelenggaraan terakhir.
Pada All England 2022, duet Bagas/Fikri merebut gelar juara ganda putra. Prestasi itu diulangi Fajar/Rian tahun 2023.
Pada 2024, Indonesia memborong dua gelar kampiun melalui Jonatan Christie dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Fajar/Rian menegaskan dominasi Indonesia di nomor ganda putra.
Sedangkan Jojo, sapaan Jonatan Christie, mengakhiri puasa gelar juara tunggal putra selama 30 tahun atau sejak 1994.
Di final, Jojo menumbangkan Anthony Sinisuka Ginting dua set langsung, 21-15, 21-14.
All Indonesian Final itu mengulang momen All England edisi 1994.
Kala itu, Hariyanto Arbi mengalahkan Ardy Bernadus Wiranata dengan skor 15-12, 17-14.
Sementara itu, berdasar rilis dari BWF pada Jumat (27/2/2026) waktu setempat, dua tunggal putra Indonesia mendapat lawan relatih ringan pada babak 32 besar.
Alwi Farhan kembali bersua Ayush Shetty (India). Sebelumnya keduanya lima kali berduel.
Alwi memenangi tiga pertandingan. Pertemuan terakhir terjadi di Indonesia Masters 2026 dengan kemenangan 21-8, 21-13 untuk Alwi.
“Kata orang All England itu suasananya angker. Tapi bagaimana pun juga, saya rasa ini baik untuk pengalaman Alwi,” tutur pelatih Indra Widjaja
Sementara itu, juara bertahan Jonatan Christie akan ditantang andalan Singapura, Jia Heng Jason Teh .
Keduanya telah 4 kali bentrok di lapangan dan semuanya dimenangi Jojo.
(Banjarmasinpost.co.id)