TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Pelalawan yang merenggut nyawa pengendara maupun penumpang, Minggu (1/3/2026).
Kali ini Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) melibatkan bus PMH dengan satu unit truk coltdiesel, tepatnya di Jalintim Desa Dusun Tua, Kecamatan Lesung, Pelalawan sekitar pukul 09.30 wib.
Tabrakan maut di Jalintim Kilometer 122 - 123 itu mengakibatkan korban jiwa dan korban luka-luka.
Video dan foto-foto Laka Lantas maut tersebar di Media Sosial (Medsos) yang dibagikan masyarakat.
Awalnya dikabarkan enam orang meninggal dunia akibat Laka Lantas tersebut. Namun informasi itu diluruskan oleh pihak Satuan Lalu Lintas (Satlantas) terkait korban meninggal dunia dan korban luka.
Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Rizkyan Hanafi SIK mengkonfirmasi Laka Lantas di Jalintim 122 - 123 Desa Dusun Tua, Pangkalan Lesung itu.
Kecelakaan melibatkan bus penumpang jenis PMH dengan Coltdiesel dari berlawanan arah.
"Korban meninggal dunia ada empat orang dan dua orang korban luka-luka akibat kecelakaan ini," kata Tatit Rizkyan Hanafi kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (1/3/2026).
Baca juga: Bongkar Jaringan Pengedar Narkoba Pelalawan-Pekanbaru, 6 Pria Diringkus Polres Pelalawan
Kasat Tatit Rizkyan menceritakan kronologis singkat Laka Lantas, berawal saat bus PMH bergerak dari Pangkalan Kerinci menuju Ukui.
Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) itu mendahului beberapa kendaraan yang ada di depannya dengan menerobos jalur kanan.
Di saat bersamaan, satu unit truk coltdiesel melaju dari arah berlawanan atau dari Ukui menuju Pangkalan Kerinci.
Lantaran jaraknya sangat dekat, kecelakaan tak terelakkan lagi hingga Bus PMH menabrak Coltdiesel. Kedua kendaraan mengalami rusak parah, bus PMH masuk ke beram jalan sedangkan Coltdiesel terbalik di tepi jalan.
"Semua korban sudah dibawa ke Puskesmas Pangkalan Lesung dan saat ini proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan," tambah Tatit Rizkyan.
Namun Kasat Tatit belum bisa menyampaikan data rinci seputar kronologis kejadian serta identitas para korban meninggal maupun luka-luka. Pasalnya, personil Satlantas masih fokus evakuasi serta olah TKP.
"Nanti akan disampaikan data lengkapnya. Yang pasti korban meninggal 4 orang, bukan 6 orang. Luka-luka 2 orang," tandasnya.
(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)