Lamongan, Jawa Timur (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Lamongan memperkuat langkah pencegahan pascainsiden pembakaran rumah terduga pelaku pembacokan di Desa Tlogosadang, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, guna menjaga situasi tetap kondusif.

“Langkah yang kami perkuat antara lain peningkatan patroli, penguatan komunikasi dengan tokoh masyarakat, serta pendekatan persuasif kepada warga agar kejadian serupa tidak terulang,” kata Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Lamongan Komisaris Polisi (Kompol) Budi Santoso di Lamongan, Minggu.

Ia menjelaskan penguatan tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan perangkat desa dan unsur terkait di wilayah Kecamatan Paciran untuk meredam potensi konflik lanjutan.

Selain itu, aparat juga melakukan pemantauan situasi secara intensif melalui patroli di jalur Jalan Raya Deandles tepatnya di perbatasan Tlogosadang, Lamongan-Banyutengah, Gresik serta Tugu Perbatasan Panceng, Gresik-Tlogosadang, Lamongan.

Polres Lamongan mengerahkan 90 personel yang terdiri dari anggota gabungan Polres Lamongan bersama satuan fungsi dan Polsek jajaran Rayon VI.

Sebagai informasi, peristiwa pembakaran tersebut diduga merupakan dampak dari peristiwa pembacokan yang terjadi saat kegiatan sahur patrol di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Gresik, Sabtu (28/2) dini hari.

Dalam peristiwa pembacokan itu, dua pemuda setempat mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

Pelaku berinisial S (45), warga Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, telah diamankan oleh aparat Kepolisian Resor (Polres) Gresik untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Rumah terduga pelaku di Desa Tlogosadang, Kecamatan Paciran, Lamongan, diduga dibakar oleh pihak yang diduga tidak terima atas insiden tersebut.

Dalam peristiwa pembakaran itu, satu unit rumah beserta perabotan dan sejumlah perangkat elektronik dilaporkan hangus terbakar. Tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah

Meski demikian, hingga saat ini Polres Lamongan belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan pembakaran tersebut. Proses penyelidikan masih berlangsung dengan mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti pendukung.