TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha membongkar penyebab mengubah taktik bermainnya.
Di awal menukangi PSM Makassar, juru tak berpaspor Republik Ceko itu memainkan sepak bola progresif.
Fokusnya, penguasaan bola tinggi. Mereka memain umpan cepat untuk mengurung pertahanan lawannya.
Sesekali serangan dilancarkan dari sektor sayap.
Gaya bermain ini membuat garis pertahanan PSM Makassar sangat tinggi, begitu kehilangan bola, pressing tinggi dilakukan.
Taktik ini berjalan baik di tiga pertandingan awal Tomas Trucha mengarsiteki Juku Eja.
Tiga kemenangan beruntun didapatkan serta banyak gol diciptakan.
Namun, setelahnya taktik tersebut mulai terbaca.
Rentetan hasil kurang bagus didapatkan.
Efeknya, Tomas Trucha sejak putaran kedua seperti menanggalkan sepak bola progresif.
Baca juga: Persita Dihantui Rekor Buruk di Markas PSM Makassar, Carlos Pena: Statisktik Tak Terlalu Berbicara
Pelatih berusia 54 tahun ini beralih ke gaya bermain reaktif ala PSM Makassar di tangan pelatih sebelumnya Bernardo Tavares.
Yuran Fernandes cs lebih banyak menunggu di areanya.
Mereka membiarkan lawan menguasai bola.
Jika bola direbut, baru membangun serangan balik cepat.
Sayangnya, skema serangan balik mudah dipatahkan.
Pasalnya, kadang bola lambat didorong ke depan, sehingga pemain lawan bisa kembali ke pertahanannya.
Selain itu, salah passing sering terjadi ketika memasuki garis 16 lawan.
Strategi ini pun tak berjalan bagus. Hasil negatif tetap didapat klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) ini.
Saat ini, PSM Makassar berada di posisi 13 dengan 23 poin.
Tomas Trucha mengaku pendekatan taktiknya karena banyaknya pemain absen karena akumulasi kartu dan cedera.
Dalam 11 pertandingan, silih berganti pemain tak bisa diturunkan.
Seperti, Aloisio Neto Soares, Yuran Fernandes, Gledson Paixao, Jacques Medina, Victor Luiz menjalani akumulasi kartu kuning.
Lalu ada Ananda Raehan, Syahrul Lasinari dan Victor Luiz lagi terpaksa absen buntut kartu merah dan mendapat sanksi tambahan hukuman dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Ada pula Savio Roberto, Gledson Paixao, Achmat Fahrul Aditia dan Gala Pagamo sempat mengalami cedera.
“Lihat masalah kita dapatkan, dari cedera, hukuman kartu didapatkan di 11 laga, Tentu saja kita harus mengubah sesuatu dalam keadaaan ini,” kata Tomas Trucha saat konferensi pers jelang pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang di Ruang Media Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulsel, Minggu (1/3/2026).
Ia kilas balik dua pertandingan terakhir PSM Makassar melawan Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya.
Meski kalah, ia mengklaim saat hadapi Persija penguasaan bola hampir 50 banding 50.
Namun, statistik justru berbanding 59 persen penguasaan bola Persija, 41 persen PSM Makassar.
Walau begitu, Tomas Trucha menyebut, anak asuhnya punya dua-tiga peluang dari bola mati maupun crossing.
Sayang, pemainnya membuatkan kesalahan sehingga Persija menghukum PSM Makassar dengan pulang tangan kosong.
Laskar Ayam Jantan dari Timur baru menang penguasaan bola ketika menguji kekuatan Persebaya, 41 persen berbanding 59 persen.
Akan tetapi, permainan ditunjukkan PSM Makassar tak apik. Banyak peluang, tapi gagal dimaksimalkan menjadi gol.
Tomas Trucha menegaskan secara strategi tak banyak berubah. Pesan kepada pemainnya pun tetap sama.
“Kita tetap startegi saya. Apa saya sampaikan ke pemain saya, tetap sampaikan hal yang sama, dan saya tetap menyampaikan hal tersebut terus-menerus. Tapi apa dilihat orang luar tentunya kita memerlukan hasil,” tuturnya.
Pengamat Sepak Bola Assegaf Razak melihat PSM Makassar kehilangan motivasi bermain. Tidak ada rasa tanggung jawab ketika alami kekalahan.
“Itu harus diberikan semangat pemain, jangan kalau kalah ya merasa kalah, tapi harus ada semnaga bangkit,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Minggu (1/3/2026).
Ia turut menyoroti lini belakang PSM Makassar.
Pasalnya, hampir setiap pertandingan gawang tim penyandang semangat Ewako ini kebobolan.
Kendati demikian, semua pemain punya tanggung jawab.
Seperti, penyerang bagaimana upaya dilakukan menghentikan lawan di depan.
Gelandang memutus serangan sebelum ke jantung pertahanan, hingga barisan lini belakang menghalau bola supaya tak masuk ke gawang.
“Gawang PSM Makassar ini setiap laga kebobolan, harus mendapat perhatian,” ucapnya.
Klasemen Super League

















