TRIBUNMANADO.CO.ID - Suasana di Pelabuhan Manado yang berlokasi di Kecamatan Wenang, mendadak lengang pada Minggu (1/3/2026) sore.
Tidak ada hiruk-pikuk penumpang maupun deru aktivitas buruh bagasi yang biasanya memadati area pelabuhan kebanggaan warga Sulawesi Utara tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, akses pintu masuk pelabuhan tampak sangat sepi.
Sejumlah pembatas jalan dipasang di area gerbang, sementara beberapa petugas keamanan berjaga di bawah langit mendung yang menyelimuti wilayah kota.
Lumpuhnya aktivitas ini disebabkan oleh ditiadakannya jadwal keberangkatan kapal menuju wilayah Maluku Utara pada hari ini.
Kapal yang biasanya melayani rute Manado menuju Jailolo, Halmahera Barat, yakni KM Permata Obi, dilaporkan tidak beroperasi.
Perjalanan laut dari Ternate ke Manado diperkirakan memakan waktu sekitar 14 jam 43 menit.
Waktu tempuh bisa berbeda tergantung jenis kapal dan kondisi cuaca.
“Hari ini tidak ada kapal yang berangkat,” ujar salah satu petugas pelabuhan saat ditemui di lokasi, Minggu sore.
Petugas tersebut menjelaskan bahwa kekosongan jadwal ini terjadi lantaran armada yang seharusnya bertugas sedang dalam masa pemeliharaan rutin.
“Kapalnya sementara diperbaiki. Cuma ada hari Jumat, kapal Cantika,” tambahnya.
Kondisi ini praktis membuat roda ekonomi di sekitar dermaga melambat.
Para buruh bongkar muat kehilangan potensi pendapatan harian mereka, dan area tunggu penumpang pun kosong melompong.
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini