UPDATE Ledakan Petasan di Dusun Cuwet Ponorogo, Ini Hasil Olah TKP Sementara
Titis Jati Permata March 02, 2026 10:32 AM

 

SURYA.co.id, PONOROGO – Ledakan petasan di Dusun Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jatim, Minggu (1/3/2026) sore jelang magrib menewaskan seorang pelajar berinisial R. 

Usai kejadian, Satreskrim Polres Ponorogo langsung melakukan olah TKP dan pemeriksaan visum luar terhadap korban, serta menyisir rumah Minten yang porak poranda akibat ledakan.

“Saat ini berdasarkan olah TKP, masih kita dalami. Dugaannya meracik bahan mercon,” ungkap Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali kepada SURYA.co.id, Minggu (1/3/2026).

Koordinasi dengan Tim Gegana Polda Jatim

Tapi, pihak Satreskrim Polres Ponorogo masih akan mendalaminya. Pun akan melakukan koordinasi dengan Gegana Polda Jatim.

“Karena yang bisa memberikan kesimpulan, apakah itu benar-benar mesiu atau bahan untuk petasan adalah Gegana Polda Jatim,” tambah jebolan Jatanras Polda Jatim.

Ledakan Guncang Dusun Cuwet

Ledakan tersebut di rumah Minten, Duwun Cuwet,  RT 02 RW 02 , Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jatim, menewaskan seorang pelajar SMP berinisial R.

Rumah Rusak Parah

Rumah Minten yang menjadi lokasi meledaknya petasan rusak parah. Pantauan SURYA.co.id, nyaris seluruhnya rusak

Genteng rumah Minten rontok. Tidak hanya itu, kusen pintu rumah Minten pun ambrol.

Sejumlah sepeda motor yang terparkir di halaman rumah Minten ikut rusak parah:

“Kerusakan rumahnya mencapai 50 persen,” ungkap Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, Minggu (1/3/2026) di lokasi kejadian,

Identitas Korban Ledakan Petasan

AKP Imam menjelaskan akibat ledakan petasan ada 3 orang menjadi korban. 1 korban meninggal dunia di lokasi. Dua lainnya mengalami luka-luka.

Jebolan Jatanras Polda Jatim menjelaskan meninggal dunia berinisial R, di lokasi. 

“Korban meninggal dunia adalah anak pemilik rumah,” terang mantan Kasatreskrim Polres Mojokerto ini

Korban kedua adalah berinisial A, warga Desa Morosari, Kecamatan Sukorejo.

“Mengalami luka bakar 90 persen, dirawat di RSUD Harjono. Sebelumnya dilarikan ke Rumah Sakit Bantarangin,” tegas AKP Imam.

Korban ketiga berinisial H (Hindar Agusta). Merupakan warga Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jatim.

“Korban mengalami luka bakar 16 persen. Saat ini juga dirawat di RSUD Harjono,” urainya.

Korban Terus Dipeluk Ibundanya

Sebelumnya, pasca ledakan Minten terus memeluk anaknya R yang merupakan korban meninggal dunia karena ledakan petasan di rumahnya.

Minten tak pernah melepaskan dekapannya walaupun R tak lagi bernyawa.

Tangis Minten kian histeris saat pihak polisi melakukan visum awal.

Kemudian R dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo.

“Waktu saya sampai lokasi belum ada polisi ibunya terus memeluk sang anak itu. Ya dari tadi seperti itu,” ungkap salah satu saksi mata, Siswanto di lokasi

Menurutnya, saat sampai lokasi, ada dua korban tergeletak.

Kedua korban adalah R (16) yang merupakan anak pemilik rumah dan A, warga Desa Morosari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jatim.

“Saat disini dua-duanya masih hidup. Yang R dipeluk ibunya. Yang satunya A saya bawa ke rumah sakit bantarangin pakai sepeda motor saya,” urainya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.