TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Juventus bisa mencoba memperpanjang kontrak Dusan Vlahovic dengan meniru skema kontrak baru Kenan Yildiz.
Belakangan ini, kepastian masa depan Dusan Vlahovic di Juventus menjadi perbincangan, mengingat kontraknya yang akan habis pada Juni 2026 nanti.
Penyerang Serbia itu banyak disebut-sebut akan meninggalkan Bianconeri pada akhir musim.
Meski begitu, sang pemain juga berpotensi bertahan di klub.
Baca juga: Marcus Thuram Kans Tinggalkan Inter Milan, Juventus Ingin Pertemukan Bomber Prancis dengan Sang Adik
Baca juga: Jaga-jaga Marcus Thuram Angkat Kaki, Inter Milan Berniat Rekrut Dusan Vlahovic Sebagai Gantinya
Hal ini dikarenakan Juventus masih berniat memperpanjang kontrak Dusan Vlahovic.
Namun, terdapat kendala dalam upaya Juventus memperpanjang kontrak Dusan Vlahovic, yakni soal gaji.
Pemain asal Serbia ini saat ini merupakan pemain dengan gaji tertinggi di Serie A, yakni 12 juta euro.
Gaji tersebut meningkat dari sebelumnya berkat bonus loyalitas yang menggiurkan.
Karena gaji tinggi tersebut, Juventus tidak mampu mempertahankan Dusan Vlahovic.
Hingga saat ini, manajemen belum dapat mencapai kesepakatan dengan perwakilan pemain mengenai kontrak baru.
Oleh karena itu, Dusan Vlahovic turut gencar disebut akan meninggalkan Juventus setelah kontraknya berakhir pada akhir musim.
Dalam beberapa bulan terakhir, AC Milan dan Barcelona muncul sebagai pengagum terkuat striker tersebut.
Terkait AC Milan, pelatih mereka, Massimiliano Allegri ingin kembali bekerja sama dengan pemain berusia 26 tahun itu di San Siro.
Adapun terkait Barcelona, mereka membutuhkan pengganti jangka panjang untuk Robert Lewandowski.
Namun, apabila masih ingin tetap memperpanjang kontrak Dusan Vlahovic, Juventus bisa mencoba meniru skema kontrak baru Kenan Yildiz.
Menurut Il Corriere dello Sport, klub tersebut dapat mempertimbangkan kesepakatan serupa dengan yang mereka buat dengan Yildiz, yakni gaji 7 juta euro dan bonus penandatanganan (kemungkinan sekitar €6 juta, atau kontrak satu tahun).
Seperti yang diketahui, Kenan Yildiz dianggap sebagai aset terbesar di klub, dari sudut pandang olahraga dan komersial, sehingga gaji barunya mewakili batas atas baru.
Oleh karena itu, raksasa Serie A bersedia menawarkan angka serupa untuk Vlahovic, tetapi mencapai Liga Champions dianggap penting untuk membiayai kesepakatan tersebut.
Jika Vlahovic menginginkan gaji yang besar, Liga Premier akan menjadi peluang terbaiknya, belum lagi Liga Pro Saudi.
Di sisi lain, Milan dan Barcelona yang sedang mengalami kesulitan keuangan kemungkinan besar tidak akan menawarkan angka yang lebih tinggi dari 7 juta euro yang telah disebutkan sebelumnya.
Oleh karena itu, pemain Serbia itu mungkin tergoda untuk menerima tawaran Damien Comolli, karena hal itu akan memungkinkannya untuk tetap berada di klub yang telah ia cintai selama bertahun-tahun, dan mengembangkan permainannya ke level berikutnya di bawah pengawasan Luciano Spalletti, yang telah memberikan pengaruh positif pada beberapa pemain Juventus.