Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Meninggalnya Ketua Umum PP Fatayat NU, Margaret Aliyatul Maimunah masih menyisakan duka mendalam khususnya bagi kader Fatayat.
Seluruh kader di Jawa Timur pun diminta untuk mengadakan pembacaan Yasin dan Tahlil selama 7 hari untuk mendiang Ning Margaret.
Siti Maulidah selaku Ketua PW Fatayat NU Jawa Timur, menyampaikan ungkapan duka mendalam atas meninggalnya Ning Margaret.
"Kami di Jawa Timur merasa sangat kehilangan sosok kakak, pemimpin, sekaligus mentor yang luar biasa, Sahabat Margaret," kata Maulidah dalam keterangan tertulis yang dikirim melalui PWNU Jatim, Senin (2/3/2026).
Ning Margaret meninggal pada Minggu (1/3/2026) setelah sempat dirawat di RS Fatmawati Jakarta.
Ning Margaret kemudian dimakamkan Minggu malam di kompleks pemakaman Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar, Kabupaten Jombang, pada Minggu malam.
Baca juga: Suasana Haru Iringi Pemakaman Ketum Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah
Baca juga: Sosok Ketum PP Fatayat NU di Mata Gubernur Jatim Khofifah: Pemimpin Tegas Penuh Kasih
PW Fatayat NU Jatim menyatakan sangat kehilangan sosok pemimpin yang memiliki integritas tinggi, visi yang tajam, dan dedikasi tanpa batas dalam isu-isu kemanusiaan utamanya perlindungan anak melalui kiprahnya di KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) maupun di pucuk pimpinan Fatayat NU.
Maulidah mengungkapkan, baginya Ning Margaret bukan sekadar Ketua Umum Fatayat, melainkan selama hidup juga menjadi inspirasi nyata tentang bagaimana seorang perempuan muda nahdliyin harus bergerak.
Di antaranya, mengajarkan bahwa ber-Fatayat adalah jalan perjuangan.
Yakni, untuk memastikan tidak ada lagi kekerasan terhadap anak dan perempuan di negeri ini.
"Kami di Jawa Timur akan selalu mengenang kegigihan beliau. Semangat beliau akan tetap hidup dalam setiap langkah perjuangan kader Fatayat di pelosok-pelosok desa di Jawa Timur," jelasnya.
Lebih jauh, PW Fatayat NU Jatim menginstruksikan kader di kepada seluruh tingkatan baik Pimpinan Cabang (PC), Pimpinan Anak Cabang (PAC), hingga Ranting se-Jawa Timur untuk melaksanakan pembacaan Yasin dan Tahlil selama 7 hari untuk mendoakan mendiang Ning Margaret.