Prediksi Puncak Arus Mudik Idulfitri 2026 di Bantul Terjadi pada H-2
Joko Widiyarso March 02, 2026 02:01 PM

 

 


TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, memperkirakan puncak arus mudik Idulfitri 2026 berlangsung pada H-2.

Setidaknya ada sekitar delapan juta jiwa yang akan masuk ke DIY dan sekitar dua juta sampai tiga juta jiwa akan memasuki Kabupaten Bantul.

"Perkiraan itu dari hasil rapat bersama provinsi dan sejumlah pihak. Tapi, kalau biasanya kan jumlah yang mudik lebih kecil dari yang diprediksi," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Singgih Riyadi, Senin (2/3/2026).

Disampaikannya, untuk Kabupaten Bantul dimungkinkan arus lalu lintas mudik ramai melintasi pintu-pintu perbatasan Kabupaten Gunungkidul dan Kota Yogyakarta.

Apalagi, dalam momen mudik kali ini juga akan ada pembukaan akses Tol Prambanan.

"Kan arus mudik pasti akan mencari alternatif mudik melintasi Tol Prambanan. Pasti akan melintasi Jogja, terutama Kota Yogyakarta. Jadi, kalau di Kabupaten Bantul nanti arusnya menyisir di jalan antara saja, terutama di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS)," ucap dia.

Selain itu, adanya akses lalu lintas baru berupa Jembatan Kabanaran yang menghubungkan jalur Kabupaten Bantul dengan Kabupaten Kulon Progo, sehingga turut diperkirakan ramai dilalui para pemudik.

Diperkirakan jalur itu dijadikan alternatif untuk mudik sembari menikmati view di sekitar lokasi.

"Jadi, kami nanti mendirikan pos-pos pantau arus lalu lintas yang tersebar di tujuh titik utama mulai dari Klangon Kapanewon Sedayu, Kapanewon Piyungan, Jembatan Kabanaran Kapanewon Srandakan, jalur menuju Pantai Depok, dan akses ke Kelok 23. Tapi, nanti Dinas Perhubungan DIY akan dirikan pos terpadu bersama kami di dekat Jembatan Kabanaran," terangnya.

Sebagai langkah antisipasi momen mudik lebih lanjut, pihaknya juga akan melakukan inspeksi kendaraan di PO bus dan objek wisata sesuai arahan dari Kementerian Perhubungan RI.

Inspeksi kendaraan dilakukan berupa ramp check pada H-7 sampai H+10 Idulfitri 2026.

"Kemudian, mulai minggu depan kami juga koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bantul untuk melakukan tes urin kepada awak angkutan di Terminal Palbapang sampai Terminal Imogiri yang jumlahnya mencapai sekitar 125 orang," jelas Singgih.

Lebih lanjut, Singgih menyebut tes urin dilakukan sebagai bagian gerakan nasional untuk memastikan para pengemudi atau awak angkutan dalam kondisi tidak terpengaruh obat-obatan yang berpotensi membahayakan keselamatan para penumpang saat momen mudik berlangsung.

"Jadi, persiapan kami menuju momen mudik Idulfitri 2026 ini sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari demi kelancaran akses lalu lintas masyarakat," kata dia.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.