Ramadan Produktif, Perpustakaan Pangkalpinang Jadi Spot Favorit Mahasiswa dan Warga
Asmadi Pandapotan Siregar March 02, 2026 02:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ramadan tak hanya identik dengan aktivitas ibadah dan tradisi berbuka puasa bersama. Di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, bulan suci justru menghadirkan pemandangan berbeda di ruang-ruang literasi.

Kunjungan ke Perpustakaan Daerah Pangkalpinang selama Ramadan didominasi mahasiswa dan masyarakat umum. Sejak siang hingga menjelang petang, pengunjung silih berganti memanfaatkan fasilitas yang tersedia untuk membaca, belajar, hingga menyelesaikan tugas kuliah.

Suasana perpustakaan pun terasa lebih hidup. Di sudut ruang baca, sejumlah mahasiswa tampak serius menatap layar laptop. Sementara di rak referensi, beberapa pengunjung terlihat memilih buku yang sesuai kebutuhan mereka.

Salah satu pengunjung, Deswita, mengaku sudah tiga kali datang ke perpustakaan selama Ramadan ini. Ia memilih perpustakaan sebagai tempat mengerjakan tugas karena suasananya dinilai lebih kondusif dibandingkan tempat lain.

"Di sini nyaman, tenang, dan adem. Jadi enak mengerjakan tugas, apalagi selama Ramadan ini kan," ujarnya saat ditemui Bangkapos.com, Senin (2/3/2026).

Dalam satu hari, jumlah pengunjung tercatat mencapai 50 hingga 100 orang. Angka tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat memanfaatkan ruang publik untuk kegiatan produktif selama Ramadan.

Namun demikian, jika dibandingkan hari biasa, kunjungan Ramadan tahun ini mengalami sedikit penurunan. Hal itu disebabkan berkurangnya kunjungan siswa sekolah yang biasanya cukup mendominasi. Selama Ramadan, aktivitas belajar di luar sekolah menjadi lebih terbatas.

PERPUSTAKAAN -- Sejumlah mahasiswa dan masyarakat umum memanfaatkan suasana tenang dan nyaman perpustakaan untuk berdiskusi dan menyelesaikan tugas. Di tengah bulan puasa, ruang literasi menjadi spot favorit untuk tetap fokus, produktif, dan inspiratif, Senin (2/3/2026).
PERPUSTAKAAN -- Sejumlah mahasiswa dan masyarakat umum memanfaatkan suasana tenang dan nyaman perpustakaan untuk berdiskusi dan menyelesaikan tugas. Di tengah bulan puasa, ruang literasi menjadi spot favorit untuk tetap fokus, produktif, dan inspiratif, Senin (2/3/2026). (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah/Andini Dwi Hasanah)

Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pangkalpinang, Nurledi, menyebut Ramadan justru menghadirkan segmen pengunjung yang lebih fokus dan produktif.

"Situasinya lagi Ramadan dan puasa, jadi mahasiswa dan masyarakat umum yang mengerjakan tugas terlihat lebih nyaman di perpustakaan. Kita punya fasilitas pendukung seperti WiFi, aliran listrik, ruangan yang adem, dan referensi buku yang bisa langsung dicari," jelasnya kepada Bangkapos.com, Senin (2/3/2026).

Berdasarkan data pengelola, pada periode Januari 2025 jumlah pengunjung tercatat mencapai 2.860 orang. Sementara pada periode yang sama tahun ini, terjadi penurunan sebanyak 190 orang.

Penurunan tersebut juga dipengaruhi adanya gangguan sistem saat proses penginputan data kunjungan. Akibatnya, beberapa data pengunjung tidak tercatat secara maksimal.

Nurledi menyampaikan saat ini, koleksi buku yang tersedia mencapai lebih dari 57 ribu eksemplar, mencakup berbagai disiplin ilmu dan bacaan umum.

Di tengah maraknya pilihan tempat nongkrong dan pusat hiburan, perpustakaan hadir sebagai ruang alternatif yang lebih produktif. Ramadan menjadi momentum bagi sebagian warga untuk mengubah waktu luang menjadi kesempatan meningkatkan literasi.

"Perpustakaan bukan sekadar tempat meminjam buku, melainkan ruang publik yang memberi ketenangan, akses informasi, dan suasana yang mendukung produktivitas," pungkasnya.

Dia pun berharap minat baca masyarakat terus meningkat, tidak hanya saat Ramadan, tetapi juga pada bulan-bulan berikutnya. Dengan fasilitas yang tersedia dan koleksi yang terus diperbarui, perpustakaan diharapkan menjadi bagian dari gaya hidup literasi masyarakat Pangkalpinang. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.