Mendadak, Kapolres dan 26 Perwira Polres Bangka Selatan Jalani Tes Urine, Hasilnya Negatif
Asmadi Pandapotan Siregar March 02, 2026 02:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kapolres Bangka Selatan, Agus Arif Wijayanto, bersama 26 perwira dan pejabat utama Polres Bangka Selatan menjalani tes urine mendadak pada Senin (2/3/2026) pagi. Pemeriksaan yang digelar di lingkungan Polres Bangka Selatan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen internal dalam menjaga integritas dan memastikan seluruh personel bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Satu per satu nama perwira dan pejabat utama dipanggil ke meja pendataan. Mereka menyerahkan identitas kepada petugas Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) sebelum menerima wadah urine steril berkode. Proses pengambilan sampel dilakukan di bawah pengawasan Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) serta Propam.

Tanpa banyak percakapan, Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Arif Wijayanto berjalan menuju kamar mandi yang telah disiapkan. Untuk mengambil sampel, menjadi contoh pertama dalam pemeriksaan mendadak tersebut. Di bawah pengawasan Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) dan Propam. Usai Kapolres, giliran Wakapolres, para pejabat utama, kapolsek, hingga perwira lainnya mengikuti prosedur yang sama. 

Mereka antre dengan tertib, menerima wadah, lalu bergantian menuju kamar mandi di bawah pengawasan petugas. Sampel yang telah diambil kemudian dikumpulkan dan langsung diperiksa menggunakan alat uji cepat, sementara hasilnya dicatat secara teliti sebagai bagian dari dokumentasi resmi kegiatan.

Agus Arif Wijayanto mengatakan ada sebanyak 26 personel yang terdiri dari PJU, para Kapolsek, dan perwira menjalani tes urine yang dilaksanakan oleh Sie Propam dan Sie Dokkes Polres Bangka Selatan. Pemeriksaan dilakukan secara mendadak sebagai bagian dari tindak lanjut arahan dan komitmen Kapolri serta Kapolda. Agar seluruh anggota Polri bebas dari narkoba sekaligus wujud nyata keseriusan jajaran dalam menjaga integritas institusi. 

TES URINE -- - Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Arif Wijayanto ketika melakukan pemeriksaan tes urine di Polres setempat, (2/3/2026). Total terdapat 26 orang personel menjalani tes urine dengan pengawasan Sie Propam.
TES URINE -- - Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Arif Wijayanto ketika melakukan pemeriksaan tes urine di Polres setempat, (2/3/2026). Total terdapat 26 orang personel menjalani tes urine dengan pengawasan Sie Propam. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto/Cepi Marlianto)

“Saya bersama Wakapolres, dan Kasi Propam beserta Seksi Dokkes Polres Bangka Selatan telah melaksanakan pemeriksaan urine secara mendadak. Terhadap diri saya sendiri dan juga seluruh pejabat utama serta anggota,” kata dia kepada Bangkapos.com.

Menurutnya, pemeriksaan ini tidak hanya bertujuan untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyalahgunaan narkoba di internal kepolisian. Tetapi juga sebagai bagian dari pengecekan kondisi kesehatan personel. Dengan pengawasan internal yang ketat, targetnya tidak ada ruang bagi anggota untuk terlibat dalam praktik penyalahgunaan narkotika.

Dari hasil pemeriksaan terhadap 26 personel tersebut, seluruhnya dinyatakan negatif narkoba. Tidak ditemukan satupun anggota yang terindikasi positif maupun terlibat dalam penyalahgunaan zat terlarang.

“Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan urine secara mendadak ini, tidak ada satu pun personel Polres Bangka Selatan yang terindikasi positif narkoba,” ujar Kapolres.

Ditegaskannya langkah ini menjadi pesan bahwa pemberantasan narkoba harus dimulai dari dalam tubuh institusi penegak hukum. Dengan memastikan aparat penegak hukum bersih dari narkoba, upaya penindakan terhadap pelaku kejahatan narkotika di wilayah Kabupaten Bangka Selatan dapat dilakukan secara profesional dan berintegritas.

TES URINE -- Sejumlah pejabat utama Polres Bangka Selatan ketika mengikuti pelaksanaan tes urine, Senin (2/3/2026). Total terdapat 26 orang personel menjalani tes urine, termasuk Kapolres dan Wakapolres Bangka Selatan.
TES URINE -- Sejumlah pejabat utama Polres Bangka Selatan ketika mengikuti pelaksanaan tes urine, Senin (2/3/2026). Total terdapat 26 orang personel menjalani tes urine, termasuk Kapolres dan Wakapolres Bangka Selatan. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto/Cepi Marlianto)

Komitmen dalam menjaga kebersihan internal dari narkoba diharapkan mampu memperkuat citra positif kepolisian di mata masyarakat. Dengan hasil negatif yang diperoleh, Polres Bangka Selatan menyatakan kesiapannya untuk terus menjaga profesionalisme. Sekaligus meningkatkan kepercayaan publik melalui langkah-langkah konkret dan transparan.

“Mudah-mudahan kami bisa terus menjaga hal ini dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ucapnya.

Agus Arif Wijayanto mengatakan berharap hasil tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi budaya disiplin di lingkungan Polres Bangka Selatan. Menjaga integritas internal merupakan pondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Pengawasan terhadap personel akan terus dilakukan secara berkala maupun insidentil. Pemeriksaan mendadak dinilai efektif untuk memastikan seluruh anggota tetap berada pada jalur yang benar dan tidak bermain-main dengan narkoba.

“Kami berharap seluruh personel Polres Bangka Selatan tidak ada yang bermain-main dalam hal penyalahgunaan narkoba,” ucap Agus. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.