Laporan Sara Masroni | Banda Aceh
PROHABA.CO, BANDA ACEH – PT Bank Aceh Syariah meresmikan fasilitas ATM Drive Thru di sisi utara Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Senin (2/3/2026).
Peresmian tersebut turut dihadiri Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, yang menjadi orang pertama melakukan uji coba penarikan tunai menggunakan mobil dinasnya usai seremoni berlangsung.
Selain itu juga hadir Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, Dewan Pengawas Syariah Prof Al Yasa’ Abubakar, Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi Aceh Firman Octo Armando, Kepala BI Perwakilan Aceh Agus Chusaini, Sekdako Banda Aceh Jalaluddin, Komisaris Independen Bank Aceh Dr Muhammad Gaussyah, Direktur Kepatuhan Bank Aceh Numairi, Direktur Dana dan Jasa Hendra Supardi, dan Pemimpin KCU Andri Wardani serta tamu undangan lainnya.
Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, mengatakan kehadiran ATM Drive Thru merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mempercepat digitalisasi layanan serta mempermudah transaksi keuangan masyarakat.
“Ini wujud konkret kami untuk hadir di tengah masyarakat. Tidak perlu antre lama di kantor atau tempat lain, cukup datang ke sini tanpa harus kehujanan atau kepanasan. Fasilitas ini bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujar Fadhil.
Menurutnya, dengan fasilitas tersebut masyarakat tidak perlu turun dari kendaraan atau berdesakan saat melakukan penarikan tunai.
Lokasinya yang berada di kawasan Masjid Raya dinilai strategis dan mudah dijangkau.
Selain menyediakan dua unit mesin ATM, fasilitas ini juga dilengkapi kamar mandi, petugas keamanan, serta petugas kebersihan sebagai bagian dari penataan kawasan.
Fadhil menambahkan, pihaknya berencana menambah titik ATM Drive Thru secara bertahap di sejumlah lokasi lain.
“Insya Allah jika ini sudah berjalan optimal, kami akan mengeksekusi beberapa titik tambahan,” katanya.
Sementara itu, Illiza Sa’aduddin Djamal mengapresiasi inovasi yang dilakukan Bank Aceh.
Ia menilai kehadiran ATM Drive Thru menjadi hal baru bagi Banda Aceh dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Ini inovasi luar biasa dan patut diapresiasi. Mudah-mudahan bisa bertambah di tempat lain,” ujarnya.
Ia juga menyebut fasilitas tersebut memungkinkan masyarakat memperoleh layanan perbankan selama 24 jam tanpa harus turun dari kendaraan, sekaligus mendukung estetika tata kota Banda Aceh. (*)