Doa Buka Puasa Dzahaba: Lafal, Arti, dan Keutamaannya sesuai Sunnah
Pipit Maulidya March 02, 2026 05:32 PM

 

SURYA.co.id - Menyegerakan berbuka puasa adalah salah satu sunnah yang sangat dianjurkan.

Namun, tahukah Anda bahwa ada doa khusus yang diajarkan Rasulullah SAW yang secara spesifik mengungkapkan rasa syukur atas hilangnya dahaga?

Doa tersebut dikenal dengan doa buka puasa Dzahaba. Berbeda dengan doa umum lainnya, doa ini memiliki makna harapan akan pahala yang kekal.

Bacaan Doa Buka Puasa Dzahaba

Buka puasa adalah salah satu waktu mustajab untuk berdoa, sebagaimana dijelaskan dalam hadis:

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada tiga do’a yang tidak tertolak: (1) do’a pemimpin yang adil, (2) do’a orang yang berpuasa sampai ia berbuka, (3) do’a orang yang terzholimi.” (HR. Tirmidzi no. 3595, Ibnu Majah no. 1752.

Pada waktu ini umat Islam bisa memperbanyak doa.

Salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca setelah membatalkan puasa (setelah minum air atau memakan takjil).

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Dzahabadzh dzhama-u wabtallatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah.

Artinya: "Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insyaallah." (HR. Abu Daud)

Agar ibadah Anda semakin sempurna, ikuti urutan adab berbuka berikut ini:

1. Membaca Basmalah: Sebelum menyentuh makanan/minuman, mulailah dengan Bismillah.

2. Batalkan Puasa Terlebih Dahulu: Minumlah air atau makan kurma (takjil).

3. Baca Doa Dzahaba: Setelah tenggorokan terasa segar, bacalah doa di atas.

4. Berdoa Secara Personal: Waktu berbuka adalah waktu yang mustajab, sampaikan hajat pribadi Anda kepada Allah.

Baca juga: Bacaan Doa Malam Lailatul Qadar, Dilengkapi Amalan dan Ciri Orang yang Mendapatkannya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.