TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Satuan Lalu Lintas Polres Tana Toraja mencatat sedikitnya sembilan titik rawan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Tana Toraja, Sulsel.
Salah satu titik yang menjadi sorotan berada di Jalan Poros Makale-Rantepao, Kelurahan Pantan, Kecamatan Makale, yang berjarak sekitar 25 meter dari Polsek Makale.
Kanit Laka Satlantas Polres Tana Toraja, Ipda Nataniel Nibel Gakkum, mengatakan dari sejumlah titik tersebut telah terjadi kecelakaan sebanyak dua hingga tiga kali, bahkan merenggut korban jiwa.
“Untuk titik rawan tersebut sudah terjadi kecelakaan dua sampai tiga kali dan ada yang sampai menimbulkan korban jiwa,” ujar Gakkum saat diwawancarai, Senin (2/3/2025).
Selain di Kelurahan Pantan, beberapa titik rawan lainnya yakni pertigaan Rembon-Rantetayo, persimpangan jalan poros Toraja-Makassar menuju objek wisata Pango-pango, sekitar Patengko Mengkendek menuju Salubarani, jalan poros Rembon-Saluputti, serta jalan poros Sandabili.
Menurutnya, di setiap lokasi rawan kecelakaan, pihak kepolisian telah memasang spanduk peringatan agar pengendara lebih berhati-hati saat melintas.
Tikungan Tajam
Dari pantauan Tribun Toraja di lokasi Jalan Poros Makale-Rantepao, tepatnya di Kelurahan Pantan, kondisi jalan berada di tikungan tajam dan sedikit menanjak menuju pusat Kota Makale.
Kendaraan roda dua maupun roda empat tampak melaju dengan kecepatan tinggi saat melintasi jalur tersebut.
Beberapa pengendara terlihat saling mendahului di area tikungan.
Di sisi kiri jalan arah Rantepao terpasang spanduk kuning imbauan dari Satlantas Polres Tana Toraja bertuliskan, “Hati-hati tikungan tajam rawan kecelakaan, sering memakan korban jiwa.”
Seorang pedagang topi yang berjualan tepat di sekitar lokasi mengaku kecelakaan kerap terjadi pada dini hari.
“Biasanya yang kecelakaan itu pengaruh mabuk, pulang karaoke jam 3 atau jam 4 pagi. Memang sering terjadi di sini,” ujarnya sambil duduk di lapak jualannya.
Ipda Gakkum mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, khususnya saat melintas di titik-titik yang telah dipetakan sebagai kawasan rawan kecelakaan.
Ia menekankan pentingnya mengurangi kecepatan, tidak mendahului di tikungan, serta memastikan kondisi fisik pengemudi dalam keadaan prima sebelum berkendara.
“Kami sudah pasang imbauan, tapi kesadaran pengendara sangat menentukan. Jangan memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah atau di bawah pengaruh alkohol,” tegasnya.
Satlantas Polres Tana Toraja juga berencana meningkatkan patroli serta pengawasan di sejumlah titik rawan guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut.(*)