Update Jargas di Tana Lia, Bupat Tana Tidung Sebut Mei 2026 Sudah Dapat Dinikmati Masyarakat 
Junisah March 02, 2026 06:47 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Program jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kecamatan Tana Lia, Kabupaten Tana Tidung yang merupakan bantuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kini memasuki tahap pemasangan dengan total kuota yang diberikan mencapai 725 Sambungan Rumah (SR).

Kecamatan Tana Lia merupakan salah satu pulau yang ada di Kabupaten Tana Tidung Kalimantan Utara ( Kaltara ) yang memiliki lima desa di dalamnya.

Kelima desa tersebut yaitu Desa Tanah Merah, Desa Tanah Merah Barat, Desa Tengku Dacing, Desa Sambungan Selatan, dan Desa Sambungan. 

Untuk menuju Kecamatan Tana Lia dari wilayah lainnya yang ada di Kabupaten Tana Tidung khususnya Kecamatan Sesayap yang merupakan ibukota kabupaten hanya dapat ditempuh melalui jalur air dengan durasi perjalanan kurang lebih satu hingga dua jam.

Baca juga: Kecamatan Tana Lia di Tana Tidung Kaltara Dapat Jargas dari Kementerian ESDM Tahun Ini

Sehingga faktor geografis ini lah yang membuat harga kebutuhan masyarakat cukup tinggi dibandingkan dengan kecamatan lainnya.

Bahkan untuk satu tambung 3 kg gas LPG yang seharusnya bisa didapatkan dengan Harga Eceran Tertinggi ( HET ) Rp 30 ribu untuk wilayah Kabupaten Tana Tidung saja sempat terjual hingga Rp 100 ribu di Kecamatan Tana Lia.

Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali menyebut, dari 15 kabupaten/kota se-Indonesia yang menandatangani program jargas bersama Kementerian ESDM, di Kalimantan Utara hanya Kabupaten Tana Tidung yang mendapat alokasi, tepatnya di Kecamatan Tana Lia.

“Alhamdulillah yang dapat program dari Kementerian ESDM untuk jargas, dari 15 kabupaten kota yang bertanda tangan se-Indonesia, di Kalimantan Utara itu kan hanya Tana Tidung yang dapat di Kecamatan Tana Lia,” jelasnya.

Saat ini proses pemasangan tengah berjalan dan ditargetkan dalam waktu dekat sudah dapat dimanfaatkan masyarakat.

Baca juga: Tana Tidung Dapat Alokasi 725 Sambungan Jargas di Tana Lia, Bupati: Murah dan Ramah Lingkungan

“Sekarang sudah berproses pemasangan dan insya Allah bukan Mei sudah bisa dinikmati oleh masyarakat kita di Kecamatan Tana Lia,” katanya.

Menurutnya, kehadiran jargas menjadi solusi atas persoalan distribusi dan tingginya harga LPG 3 kilogram atau tabung melon di wilayah tersebut.

“Sekarang ini masyarakat kita masih pakai tabung melon dan untuk sampai ke sini cukup sulit sehingga harganya cukup tinggi. Makanya dengan adanya jargas insya Allah ini bisa mengurai dan menyelesaikan permasalahan gas ini,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, pada periode pertama kepemimpinannya, persoalan harga gas menjadi salah satu perhatian serius pemerintah daerah.

“Dulu di periode pertama saya itu pusing mikirin harga gas dari Pertamina itu Rp 30 ribu, tapi begitu sampai di Kecamatan Tana Lia karena lewat laut dan sungai itu bisa naik sampai di masyarakat Rp 100 ribu, itu kan sudah tidak wajar,” ungkapnya.

Program jargas dari Kementerian ESDM dinilai wajar diberikan ke Tana Lia, mengingat wilayah tersebut memiliki potensi sumber gas di Tanjung Keramat.

ALOKASI SAMBUNGAN JARGAS - penandatanganan MoU antara Pemkab Tana Tidung dan Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM digelar di Hotel Shangri-La Jakarta, Kamis (18/9/2025). Kecamatan Tana Lia Kabupaten Tana Tidung dapat alokasi 725 sambungan Jargas.
ALOKASI SAMBUNGAN JARGAS - penandatanganan MoU antara Pemkab Tana Tidung dan Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM digelar di Hotel Shangri-La Jakarta, Kamis (18/9/2025). Kecamatan Tana Lia Kabupaten Tana Tidung dapat alokasi 725 sambungan Jargas. (TRIBUNKALTARA.COM/ HO- Humas KTT)

“Alhamdulillah ada program dari Kementerian ESDM ini untuk pemasangan jargas dan itu wajar karena Tana Lia ini surplus sumber gas yang ada di Tanjung Keramat,” katanya.

Dengan terpasangnya jaringan gas rumah tangga, ia berharap beban pengeluaran masyarakat untuk kebutuhan energi rumah tangga dapat ditekan.

“Alhamdulillah dengan ini masyarakat bisa menikmati dan mungkin pengeluaran satu bulan untuk gas paling besar Rp 30 ribu,” pungkasnya.

Program jargas ini diharapkan menjadi langkah konkret pemerintah dalam menghadirkan solusi energi yang lebih terjangkau dan merata bagi masyarakat di wilayah pesisir dan terpencil Kabupaten Tana Tidung.

(*)

Penulis : Rismayanti

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.