TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Polsek Ngadiluwih Kediri menggelar Safari Ramadan di Masjid Attaqwa, Desa/ Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri.
Kegiatan ini dirangkai dengan salat tarawih dan witir berjamaah sekaligus penyampaian imbauan kamtibmas kepada para jamaah, Minggu (1/3/2026).
Safari Ramadan tersebut dihadiri tokoh agama setempat, di antaranya KH. Nurul Huda Ahmad dan Kyai Masrukin Ilyas, serta jajaran Polsek Ngadiluwih.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek Ngadiluwih AKP Budi Winariyanto menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan menjadi momentum mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus sarana edukasi menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci.
"Kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif selama Ramadan," ucap Budi, Senin (2/3/2026).
Dalam imbauannya, Kapolsek mengajak jamaah untuk meningkatkan iman dan takwa dengan memperbanyak ibadah, serta tetap menjaga toleransi dan saling menghormati antarumat beragama.
Budi juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyalakan petasan atau bahan peledak yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Selain itu, warga diminta menghindari perang sarung, tawuran, balap liar, serta penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi.
Polsek Ngadiluwih turut menyinggung soal fenomena sahur on the road dengan penggunaan sound system berlebihan yang dapat mengganggu kenyamanan warga.
Orang tua juga diimbau untuk mengawasi anak-anaknya dan memastikan sudah berada di rumah paling lambat pukul 22.00 WIB.
Baca juga: Polisi Kediri Sita 10 Petasan dari Pelajar Saat Patroli Dini Hari Ramadan
Tak hanya itu, masyarakat diminta selalu waspada terhadap potensi tindak kejahatan selama Ramadan, termasuk memastikan rumah dalam keadaan terkunci saat ditinggalkan untuk beribadah.
Melalui Safari Ramadan ini, Polsek Ngadiluwih berharap terjalin sinergi yang kuat antara aparat keamanan, tokoh agama dan masyarakat.
"Tujuannya juga menciptakan suasana Ramadan yang aman, damai, dan penuh kekhusyukan di wilayah Kabupaten Kediri," tandasnya.
(Isya Anshori/TribunMataraman.com)
Editor : Sri Wahyunik