TRIBUNNEWS.COM - Bruno Fernandes kembali menjadi aktor di balik comeback dramatis Manchester United di Liga Inggris.
Tim asuhan Michael Carrick tersebut berhasil mengalahkan Crystal Palace 2-1 di Old Trafford pada Minggu (1/3/2026) malam WIB, dalam lanjutan Liga Inggris.
Kemenangan ini membuat Manchester United naik menggeser Aston Villa di peringkat ketiga klasemen sementara Luga Inggris.
Di sisi lain, hasil ini sekaligus membuat Bruno Fernandes berhasil memecahkan rekor legenda klub, David Beckham.
Pada laga ini, sejatinya Crystal Palace unggul lebih dulu lewat gol Maxence Lacroix di menit awal.
Namun, di babak kedua, momentum berubah setelah Lacroix dikartu merah karena menjatuhkan Matheus Cunha di kotak penalti.
Bruno Fernandes maju sebagai eksekutor penalti, menjalankan tugasnya dengan dingin untuk menyamakan kedudukan di menit 57.
Tak berhenti di situ, Fernandes kembali berperan krusial hanya delapan menit kemudian.
Ia mengirim umpan silang akurat dari sisi kanan yang disundul cantik oleh Benjamin Sesko menjadi gol kemenangan di menit 65.
Gol ini memastikan United membalikkan keadaan dan meraih tiga poin penting.
Penampilan heroik Bruno ini tak hanya membawa kemenangan, tapi juga mencatatkan sejarah baru bagi Manchester United.
Menurut data Opta, Fernandes kini telah mencetak gol sekaligus memberikan assist di 18 pertandingan berbeda di Liga Inggris musim ini bersama United.
Angka ini melampaui rekor David Beckham yang sebelumnya mencatat 17 pertandingan serupa dalam semusim.
Baca juga: Fakta Hasil Kemenangan Manchester United Atas Crystal Palace: MU Tim Terbaik di Liga Inggris
Dengan pencapaian ini, Bruno kini hanya tertinggal dari dua legenda lain, yakni Wayne Rooney (35 assist) dan Ryan Giggs (22 assist).
Selain itu, Fernandes menjadi pemain United pertama sejak Antonio Valencia (musim 2011-12) yang mencatat 13 assist dalam satu musim Liga Inggris.
Tak hanya itu, kontribusi gol dan assistnya juga membuat Bruno Fernandes kini bergabung dengan jajaran legenda klub yang telah mencapai 100 gol dan 100 assist untuk Manchester United, menyusul Ryan Giggs dan Wayne Rooney.
Sejak didatangkan dari Sporting CP pada tahun 2020 silam, Fernandes telah menjadi jantung kreativitas Manchester United.
Kepemimpinan, visi, dan kemampuannya untuk menentukan hasil pertandingan di momen-momen penting telah memantapkan posisinya sebagai salah satu figur penting Manchester United saat ini dan masa depan.
Aksi dari Bruno Fernandes saat melawan Crystal Palace ini mendapat dua mantan pemain Liga Inggris, Gary Lineker dan Micah Richards.
Lineker menyebut Bruno ada di mana-mana, menyoroti kecerdasan sepak bolanya dan kemampuan membaca permainan.
Sementara itu, Micah Richards menambahkan bahwa Bruno adalah katalisator utama comeback, dengan posisi cerdas, scanning konstan, dan kemampuan mengirim umpan dari berbagai sudut lapangan.
"Menurutku dalam pertandingan itu, seperti yang kau katakan, Gaz [Gary Lineker], permainannya agak lambat," ucap Micah Richards dalam podcast The Rest Is Football, dikutip dari Metro.
"Saya tidak menyangka mereka bisa begitu saja datang, tetapi umpannya agak lambat."
"Namun ketika Bruno Fernandes menguasai permainan itu, dan dia berbicara tentang ruang dan ke mana dia harus pergi, dia sangat cerdas," lanjutnya.
"Dia [Bruno] ada di mana-mana," tambah Gary Lineker menimpali.
Di bawah asuhan pelatih interim Michael Carrick, Bruno tampil sebagai No. 10 sejati, mengembalikan pengaruh serangannya yang sempat berkurang di era sebelumnya.
Musim ini, ia sudah mencetak 7 gol dan 14 assist dalam 27 penampilan di semua kompetisi, termasuk 2 gol dan 5 assist dalam 7 laga terakhir bersama Carrick.
Dengan performa seperti ini, fans Setan Merah berharap Bruno terus memimpin tim untuk merebut tiket kembali ke Liga Champions musim depan.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)