Dicoret Persija, Rio Matsumura Kini Jadi Andalan Bhayangkara Lampung FC
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bhayangkara Lampung FC resmi mendatangkan Ryo Matsumura dari Persija Jakarta pada pertengahan musim Super League 2025/2026.
Kehadiran pemain asal Jepang tersebut langsung memberikan dampak signifikan bagi performa The Guardians.
Baca juga: Paul Munster Ungkap Kunci Sukses Bhayangkara Lampung FC Taklukkan Dewa United
Ryo yang telah pulih 100 persen dari cedera panjang yang sempat dideritanya, seakan membuktikan bahwa kualitasnya belum habis.
Sejak bergabung, pemain berusia 31 tahun itu langsung mendapatkan tempat utama di tim dan dipercaya mengisi posisi gelandang serang oleh pelatih Paul Munster.
Kepercayaan tersebut terbayar lunas. Dari empat pertandingan yang telah dibela Rio Matsumura, Bhayangkara Lampung FC selalu meraih kemenangan.
Tak hanya membantu permainan tim, Rio juga mencatatkan kontribusi nyata lewat tiga assist dan satu gol.
Pelatih Bhayangkara Lampung FC, Paul Munster, mengungkapkan bahwa dirinya memang sudah lama mengenal kualitas sang pemain.
“Saya sudah mengenal Rio selama dua atau tiga tahun. Saat saya melatih sebelumnya, dia bermain di Persija, jadi saya sangat memahami profilnya sebagai pemain,” ujar Munster usai laga kontra Dewa United, Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (1/2/3/2026).
Paul Munster mengaku tak ragu untuk segera merekrut Rio ketika mengetahui sang pemain tersedia di bursa transfer.
“Ketika saya mengetahui dia tersedia, membawa Rio ke tim ini menjadi salah satu prioritas utama saya. Kami berbicara dan saya mengatakan bahwa kami membutuhkan tipe pemain seperti dirinya,” terangnya.
Menurut Paul Munster, bukan hanya kemampuan teknis yang membuat Ryo istimewa, tetapi juga sikap dan etos kerjanya di dalam tim.
“Yang paling penting, dia adalah pribadi yang baik. Dia mau mendengarkan, bekerja keras, rendah hati, dan ingin membantu tim,” jelas Munster.
Pelatih asal Irlandia Utara tersebut menambahkan bahwa kontribusi Rio terlihat baik saat menguasai bola maupun tanpa bola.
“Dengan atau tanpa bola, dia selalu berkontribusi. Dia akan terus berkembang dari pertandingan ke pertandingan. Saya senang dengan performanya, tetapi kami tidak boleh merasa puas. Kami harus terus berkembang,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Bhayangkara Lampung FC yang sempat berkutat di papan tengah kini sudah mulai merangsek dan siap bersaing di lima besar.
The Guardians kini mengemas 38 poin dari 24 laga berada di peringkat kelima, berbeda tiga poin dengan Malut United yang berada di peringkat keempat.