6.534 Ekor Anjing di Denpasar Telah Divaksin Rabies
Anak Agung Seri Kusniarti March 02, 2026 08:03 PM

TRIBUN-BALI.COM - Vaksinasi anti rabies (VAR) untuk Hewan Penular Rabies (HPR) khususnya anjing di Kota Denpasar telah dimulai sejak 3 Februari 2026.

Baru sebulan berjalan, hingga 2 Maret 2026 sebanyak 6.534 ekor anjing telah divaksin rabies di empat kecamatan. Jika dilihat dari jumlah populasi, cakupan vaksinasi ini sebesar 7,74 persen.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar, drh. Ni Made Suparmi, Senin (2/3). Ia menambahkan, di tahun 2026 ini populasi anjing di Denpasar sebanyak 84.369 ekor.

“Sebarannya yakni Denpasar Barat 18.806 ekor, Denpasar Timur 17.221 ekor, Denpasar Utara 23.277 ekor dan Denpasar Selatan 25.065 ekor,” ungkapnya.

Baca juga: KINERJA Pansus TRAP DPRD Bali Diperpanjang Setiap Enam Bulan, Simak Alasannya

Baca juga: 12 PMI Asal Klungkung Bekerja di Daerah Terdampak Perang, Disnaker Sebarkan Imbauan dari KBRI

Adapun target cakupan vaksinasi di tahun 2026 yakni 92,7 persen. ”Tahun lalu kami sudah melampaui target yakni 91,61 persen sehingga tahun ini kami tingkatkan lagi targetnya,” imbuhnya.

Sementara terkait kasus rabies, pihaknya menemukan satu anjing positif rabies sejak Januari 2026. Anjing yang terkonfirmasi positif ini berada di wilayah Desa Padangsambian Kaja.

“Kasus positif rabies sampai dengan 2 Maret 2026, kami temukan 1 ekor kasus positif pada anjing di wilayah Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat,” paparnya.

Untuk pelaksanaan vaksinasi ini, pihaknya melakukan door to door hingga ke rumah-rumah warga. Selain itu, vaksinasi juga digelar di balai banjar maupun dalam kegiatan yang digelar Pemkot Denpasar. 

Seperti halnya saat pelaksanaan DTIK Festival pada 27 Februari hingga 1 Maret 2026, pihaknya menggelar kegiatan vaksinasi dalam acara tersebut. Dengan digencarkannya vaksinasi, ia berharap kasus positif rabies pada anjing tak meningkat.

Selain itu, pihaknya juga berharap agar tak ditemukan kasus rabies pada manusia. “Kami akan lakukan vaksinasi ulang setiap tahunnya.

Dengan meningkatkan capaian vaksin, kami berharap bisa menekan kasus positif rabies pada hewan dan tidak sampai menular ke manusia,” katanya. (sup)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.